Banjir – Sering menimbulkan dampak serius bagi sepeda motor, terutama ketika pemilik kendaraan tidak segera melakukan penanganan yang tepat. Air banjir membawa lumpur, kotoran, dan partikel lain yang mudah masuk ke dalam komponen mesin. Oleh karena itu, pemilik motor perlu memahami langkah perawatan yang tepat setelah kendaraan melewati atau terendam banjir. Tanpa penanganan cepat, kerusakan dapat berkembang dan menimbulkan biaya perbaikan yang jauh lebih besar.

Pemeriksaan Oli Mesin sebagai Langkah Awal

Setelah motor terkena banjir, teknisi bengkel menyarankan pemeriksaan oli mesin sebagai langkah pertama. Willy, teknisi dari bengkel resmi Honda Utama Motor, menekankan pentingnya pengecekan ini. Menurutnya, oli mesin berperan besar dalam melindungi komponen internal mesin dari gesekan dan panas.

Ketika air banjir bercampur dengan oli, warna dan tekstur oli berubah. Kondisi tersebut dapat memicu karat dan mempercepat keausan mesin. Oleh sebab itu, teknisi langsung menguras oli mesin dan menggantinya dengan oli baru. Selain itu, bengkel juga menyarankan penggantian ulang setelah motor digunakan selama beberapa waktu. Langkah ini membantu memastikan tidak ada sisa air yang tertinggal di dalam mesin.

Perawatan Motor

Air banjir yang masuk ke ruang pembakaran bakal tercampur dengan oli, bila kondisinya begini perlu penanganan serius.

Peran Oli Gardan dalam Menjaga Kinerja Motor

Selain oli mesin, teknisi juga memeriksa oli gardan. Komponen ini berfungsi melumasi sistem transmisi akhir, terutama pada motor matik. Air banjir sering masuk ke area gardan melalui celah kecil yang tidak terlihat.

Willy menjelaskan bahwa oli gardan yang tercampur air akan berubah warna menjadi putih keruh. Kondisi tersebut dapat mengganggu kerja gearbox dan menurunkan performa motor. Oleh karena itu, bengkel langsung menguras oli gardan dan menggantinya. Selanjutnya, teknisi kembali melakukan pengecekan lanjutan untuk memastikan kondisi tetap optimal.

CVT Rentan Mengalami Gangguan Akibat Banjir

Motor matik memiliki sistem CVT yang sangat sensitif terhadap air dan kotoran. Saat banjir, air dapat masuk melalui celah penutup CVT dan membawa pasir atau lumpur ke dalamnya. Kondisi ini sering menimbulkan getaran dan suara kasar saat motor digunakan.

Willy menyebutkan bahwa gejala seperti gredek sering muncul setelah motor melewati genangan tinggi. Oleh karena itu, teknisi segera membuka dan membersihkan seluruh area CVT. Proses pembersihan ini bertujuan mencegah gesekan tidak normal pada komponen internal. Dengan langkah tersebut, motor dapat kembali digunakan dengan lebih nyaman dan aman.

Pengecekan Menyeluruh pada Motor yang Terendam

Ammar, teknisi dari bengkel Dewa Motor Buncit Jaya, menegaskan bahwa motor yang terendam banjir membutuhkan pengecekan menyeluruh. Menurutnya, air hampir selalu masuk melalui knalpot, filter udara, dan saluran lain. Karena itu, teknisi memeriksa busi, throttle body, filter udara, serta sistem pembakaran.

Filter udara yang basah dapat menghambat aliran udara ke mesin. Kondisi ini dapat mengganggu pembakaran dan menurunkan tenaga motor. Oleh sebab itu, teknisi langsung membersihkan atau mengganti filter udara sesuai kondisi. Selain itu, teknisi juga membersihkan throttle body untuk menjaga respons gas tetap halus.

Pentingnya Penggantian Oli Sesegera Mungkin

Ammar sangat menyarankan penggantian oli segera setelah motor terkena banjir. Ia menjelaskan bahwa oli yang bercampur air akan kehilangan kemampuan melumasi mesin. Kondisi tersebut dapat memicu gesekan berlebih dan merusak komponen internal.

Meskipun pemilik motor biasanya mengganti oli setiap 2.500 kilometer, kondisi banjir memerlukan perlakuan berbeda. Ammar menegaskan bahwa pemilik motor sebaiknya langsung mengganti oli tanpa menunggu jarak tempuh tertentu. Dengan langkah ini, risiko kerusakan mesin dapat ditekan sejak awal.

Bengkel sebagai Solusi Penanganan Motor Kebanjiran

Motor yang terkena banjir membutuhkan penanganan profesional agar seluruh komponen kembali bekerja optimal. Bengkel memiliki peralatan dan pengalaman untuk mendeteksi kerusakan yang tidak terlihat oleh pemilik motor. Selain itu, teknisi dapat memberikan rekomendasi perawatan lanjutan sesuai kondisi kendaraan.

Dengan membawa motor ke bengkel sesegera mungkin, pemilik kendaraan dapat mencegah masalah berkembang menjadi kerusakan serius. Langkah cepat dan tepat akan membantu menjaga umur mesin serta mengurangi biaya perbaikan di kemudian hari.