Petenis Putri Indonesia – Janice Tjen, kembali mencuri sorotan dunia tenis internasional menjelang bergulirnya Abu Dhabi Open 2026. Turnamen bergengsi kategori WTA 500 tersebut akan berlangsung di International Tennis Centre, Zayed Sports City, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, mulai 1 Februari 2026. Menjelang turnamen tersebut, Janice resmi menerima wildcard untuk tampil langsung di babak utama.
Asosiasi Tenis Wanita Dunia (WTA) mengumumkan kabar ini melalui situs resminya pada Rabu, 28 Januari 2026. Keputusan tersebut menegaskan posisi Janice sebagai salah satu petenis muda yang sedang menanjak di level dunia. Selain itu, kesempatan ini membuka ruang pembuktian baru bagi Janice untuk bersaing dengan pemain elite WTA.
Perjalanan Karier Janice Tjen yang Terus Menanjak
Janice Tjen menunjukkan perkembangan karier yang sangat pesat dalam dua tahun terakhir. Alumni Universitas Pepperdine, Amerika Serikat, ini menyelesaikan masa studinya pada 2024 dan langsung mengalihkan fokus ke tur profesional. Pada pertengahan 2024, Janice bahkan belum memiliki peringkat dunia. Namun, ia berhasil membalikkan situasi melalui konsistensi dan kerja keras.
Dalam waktu 16 bulan, Janice menembus jajaran 100 besar dunia. Prestasi tersebut mencatatkan sejarah baru karena Janice menjadi petenis Indonesia pertama yang masuk Top 100 dunia sejak Angelique Widjaja pada 2004. Momentum positif terus berlanjut hingga akhir musim 2025.
Janice menutup musim tersebut di peringkat ke-53 dunia. Ia berhasil mencapai final WTA pertamanya di Sao Paulo dan meraih gelar WTA perdana di Chennai. Rangkaian pencapaian ini menegaskan kematangan permainan Janice di level profesional.

Janice Tjen kembali mencuri perhatian dunia tenis usai menerima wildcard babak utama Abu Dhabi Open 2026, menandai kiprah gemilang petenis putri Indonesia di level internasional.
Peluang Menembus Top 50 Dunia Setelah Australian Open
Awal musim 2026 semakin memperkuat posisi Janice di peta tenis dunia. Ia melaju hingga putaran kedua Australian Open 2026 dan menambah poin penting untuk peringkat WTA. Dengan modal tersebut, banyak pihak memproyeksikan Janice akan segera menembus Top 50 dunia.
Jika target tersebut tercapai, Janice akan menjadi petenis Indonesia kedua yang masuk 50 besar dunia setelah Yayuk Basuki. Yayuk Basuki sendiri pernah menempati peringkat ke-19 dunia dan menjadi ikon tenis Indonesia pada era sebelumnya. Oleh karena itu, pencapaian Janice membawa harapan besar bagi kebangkitan tenis nasional.
Dukungan dan Apresiasi untuk Janice Tjen
Keberhasilan Janice meraih wildcard Abu Dhabi Open 2026 mendapat respons positif dari berbagai pihak. Ketua Umum PSSI yang juga tokoh olahraga nasional, Erick Thohir, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian tersebut. Ia menilai wildcard ini lahir dari konsistensi Janice dalam menjaga performa dan peringkat dunia.
Menurut Erick, pengakuan dari WTA menunjukkan bahwa dunia tenis internasional melihat potensi besar dalam diri Janice. Ia juga menegaskan pentingnya dukungan berkelanjutan agar Janice mampu terus mengharumkan nama Indonesia di ajang olahraga bergengsi. Dukungan moral ini menjadi dorongan tambahan bagi Janice untuk tampil maksimal di Abu Dhabi.
Persaingan Ketat di Abu Dhabi Open 2026
Abu Dhabi Open 2026 akan menyajikan persaingan yang sangat ketat. Selain Janice Tjen, penyelenggara juga memberikan wildcard babak utama kepada petenis Filipina, Alexandra Eala. Eala saat ini menempati peringkat ke-49 dunia dan mencatatkan sejarah sebagai petenis Filipina pertama yang menembus 50 besar dunia.
Nama Eala semakin dikenal setelah mencatatkan kemenangan sensasional atas sejumlah pemain papan atas dunia. Dalam perjalanannya ke semifinal Miami Open tahun lalu, Eala menaklukkan Iga Swiatek, Madison Keys, dan Jelena Ostapenko. Kehadiran Eala menambah daya saing turnamen dan menciptakan atmosfer kompetisi yang lebih menarik.
Abu Dhabi Open sebagai Panggung Pembuktian Janice
Bagi Janice Tjen, Abu Dhabi Open 2026 bukan sekadar turnamen biasa. Ajang ini menjadi panggung penting untuk mengukur konsistensi permainan di level WTA 500. Dengan status wildcard, Janice memiliki kesempatan besar untuk mencuri poin dan pengalaman berharga.
Jika Janice mampu tampil kompetitif dan melaju jauh, peluang untuk memperbaiki peringkat dunia akan semakin terbuka. Lebih dari itu, performa solid di Abu Dhabi dapat memperkuat posisinya sebagai simbol kebangkitan tenis putri Indonesia di kancah internasional.
Melalui kerja keras, disiplin, dan dukungan berkelanjutan, Janice Tjen terus membuktikan bahwa petenis Indonesia mampu bersaing di level tertinggi dunia.