Juara Kelas Berat Ringan (93 kg) – Ultimate Fighting Championship (UFC), Alex Pereira, membuat kejutan dengan melepas gelar juaranya. Keputusan ini muncul setelah kemenangannya atas Magomedov Ankalaev di UFC 320. Langkah ini menandai babak baru dalam karier petarung Brasil tersebut dan membuka spekulasi tentang debutnya di kelas berat.
Selain itu, Presiden UFC, Dana White, mengonfirmasi bahwa Pereira tidak lagi memegang sabuk kelas berat ringan (205 lbs). Sebagai konsekuensinya, Jiri Prochazka dan Carlos Ulberg akan bertarung memperebutkan sabuk yang kosong dalam pertandingan utama UFC 327 pada 11 April mendatang. Pengumuman ini memastikan divisi tetap kompetitif, sementara penggemar menunggu pertarungan seru antara dua petarung papan atas.
Alasan dan Latar Belakang Gelar Pereira
Sejak merebut kembali sabuk juara dari Ankalaev pada Maret 2025, Pereira belum mempertahankan gelarnya. Kemenangan itu sekaligus menjadi balas dendam atas satu-satunya kekalahan yang ia alami sejak naik kelas dari menengah ke berat ringan.
Meskipun Pereira tidak memberikan alasan resmi melepas gelar, spekulasi berkembang bahwa ia ingin menantang kelas berat. Jika tidak ada cedera, langkah ini membuka peluang besar untuk debut di divisi yang lebih tinggi. Keputusan ini juga meniadakan rumor pertarungan “juara lawan juara” melawan juara kelas menengah (84 kg), Khamzat Chimaev, yang sebelumnya banyak di bicarakan.

Foto Juara Ultimate Fighting Championship (UFC) Alex Pereira yang dipublikasikan dalam media sosial yang dipantau di Jakarta, Sabtu (28/2/2026).
Potensi Perebutan Gelar Kelas Berat Interim
Selain itu, Dana White mengisyaratkan bahwa UFC musim panas 2026 kemungkinan menampilkan perebutan gelar kelas berat interim. Dengan absennya juara kelas berat saat ini, Tom Aspinall, karena cedera mata serius, peluang Pereira menantang posisi puncak semakin besar. Aspinall masih menjalani beberapa operasi, sehingga masa depan kariernya belum pasti.
Spekulasi muncul bahwa Pereira bisa menghadapi Ciryl Gane di pertarungan perebutan gelar kelas berat interim. Pertarungan ini di prediksi akan menjadi benturan gaya bertarung yang menarik dan memicu antusiasme penggemar MMA.
Susunan Pertarungan UFC 327
UFC 327 tidak hanya menghadirkan perebutan sabuk kelas berat ringan. Kartu pendukung juga menampilkan pertarungan menarik. Juara kelas terbang Joshua Van akan mempertahankan gelarnya untuk pertama kali sejak mengalahkan Alexandre Pantoja pada Desember 2025. Kemenangan Van menjadikannya juara UFC termuda kedua sepanjang masa, setelah Jon Jones.
Van akan menghadapi Tatsuro Taira dari Jepang, yang naik ke UFC setelah menaklukkan mantan juara Brandon Moreno. Pertarungan ini menjadi uji nyata kemampuan Van mempertahankan status juara dan membuktikan konsistensinya di divisi kelas terbang.
Duel Veteran dan Rising Star
Selain itu, UFC 327 menampilkan duel kelas berat ringan antara veteran Dominick Reyes dan Johnny Walker, yang di prediksi akan menghadirkan pertarungan teknik tinggi. Selain itu, Beneil Dariush dan Curtis Blaydes juga akan tampil, memberikan aksi kompetitif bagi penonton.
Babak penyisihan juga menampilkan petarung tangguh. Nama-nama besar seperti Paulo Costa, Kevin Holland, Kelvin Gastelum, dan Patricio Pitbull akan menunjukkan kemampuan mereka. Dengan demikian, babak penyisihan menjanjikan pertarungan cepat, sengit, dan penuh strategi.
Dampak dan Masa Depan Pereira
Keputusan Alex Pereira melepas gelar kelas berat ringan membuka peluang baru bagi dirinya dan divisi. Selain itu, perebutan sabuk antara Jiri Prochazka dan Carlos Ulberg menambah daya tarik UFC 327. Jika Pereira melangkah ke kelas berat, pertarungan melawan Ciryl Gane atau pesaing lain akan menjadi momen yang sangat di nantikan.
Susunan pertarungan UFC 327 menekankan fokus UFC dalam menghadirkan aksi seru di semua divisi. Baik pertarungan utama maupun babak penyisihan akan menguji kemampuan para petarung. Dengan strategi tepat, fokus penuh, dan keberanian menghadapi tekanan, tahun 2026 dipastikan akan penuh kejutan dan aksi MMA yang mendebarkan.