Menpora – Pemerintah terus mematangkan persiapan kontingen Indonesia menjelang Asian Games 2026 yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. Sejumlah langkah strategis telah di siapkan untuk memastikan atlet Tanah Air memperoleh dukungan maksimal. Mulai dari pendanaan, transportasi, akomodasi, hingga kebutuhan operasional selama mengikuti ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.
Target yang di pasang pun cukup ambisius. Indonesia di harapkan mampu membawa pulang sedikitnya empat medali emas. Untuk mencapai sasaran tersebut, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama tim kontingen terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
Kemenpora Matangkan Persiapan Bersama Chef de Mission
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, menggelar pertemuan dengan Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia Asian Games 2026, Todotua Pasaribu, di Kantor Kemenpora, Jakarta, pada Rabu (1/7/2026).
Agenda utama pertemuan tersebut membahas kesiapan kontingen Indonesia secara menyeluruh. Fokus pembahasan meliputi dukungan logistik, transportasi, penginapan atlet dan ofisial. Hingga berbagai kebutuhan teknis lainnya selama berlangsungnya Asian Games.
Menurut Erick Thohir, seluruh aspek pendukung harus di persiapkan sejak dini agar para atlet dapat berkonsentrasi penuh menghadapi persaingan di arena pertandingan tanpa terganggu persoalan nonteknis.
Pemerintah Siapkan Dana Rp61 Miliar untuk Kontingen
Sebagai bentuk komitmen terhadap prestasi olahraga nasional, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp61 miliar untuk mendukung persiapan Tim Indonesia.
Dana tersebut di salurkan lebih awal sehingga setiap cabang olahraga memiliki waktu yang cukup untuk menjalankan program latihan, pemusatan latihan, hingga kebutuhan kompetisi sebelum keberangkatan ke Jepang.
Menpora menegaskan bahwa dukungan finansial merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan persiapan yang optimal.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah ingin memastikan seluruh atlet memperoleh fasilitas terbaik sehingga mampu tampil maksimal ketika berlaga di Asian Games 2026.
Selain itu, target empat medali emas di nilai sebagai sasaran yang realistis berdasarkan potensi atlet Indonesia di sejumlah cabang olahraga unggulan.
Dengan persiapan yang matang, pemerintah berharap peluang meraih prestasi terbaik dapat semakin terbuka.
Target Empat Medali Emas Jadi Motivasi Kontingen
Pemerintah menilai pencapaian empat medali emas bukan sekadar angka, melainkan dorongan agar seluruh pihak bekerja lebih maksimal selama masa persiapan.
Target tersebut juga menjadi motivasi bagi atlet untuk meningkatkan kualitas latihan sekaligus menjaga kondisi fisik hingga hari pertandingan tiba.
Dukungan dari berbagai kementerian, federasi olahraga, pelatih, hingga tim pendukung di harapkan mampu menciptakan lingkungan kompetitif yang membantu atlet menampilkan performa terbaik.
Keberhasilan meraih target nantinya akan menjadi salah satu indikator keberhasilan pembinaan olahraga nasional menuju ajang internasional berikutnya.

Menpora Erick Thohir bertemu dengan CdM Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu, bersama tim
Kontingen Indonesia Berpotensi Diperkuat 420 Atlet
Chef de Mission Tim Indonesia, Todotua Pasaribu, menjelaskan bahwa hingga saat ini kontingen Indonesia di perkuat oleh 411 atlet yang berasal dari 32 cabang olahraga.
Meski demikian, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah menjadi sekitar 420 atlet seiring proses finalisasi daftar peserta dari masing-masing cabang olahraga.
Jika di gabungkan dengan pelatih, tenaga medis, manajer tim, dan ofisial lainnya, total anggota kontingen Indonesia di perkirakan mencapai sekitar 600 orang.
Besarnya jumlah kontingen membuat proses koordinasi menjadi salah satu pekerjaan utama agar seluruh kebutuhan peserta dapat terpenuhi secara optimal.
Koordinasi dengan Kedutaan RI dan Garuda Indonesia
Sejak resmi di tunjuk sebagai Chef de Mission, Todotua Pasaribu langsung membangun koordinasi dengan berbagai instansi yang akan mendukung keberangkatan kontingen.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Jepang untuk menyiapkan Rumah Indonesia.
Fasilitas tersebut nantinya akan menjadi pusat pelayanan, informasi, sekaligus tempat berkumpul bagi atlet dan ofisial Indonesia selama mengikuti Asian Games.
Selain itu, koordinasi juga dilakukan bersama Garuda Indonesia guna memastikan proses perjalanan seluruh anggota kontingen berlangsung aman dan lancar.
Maskapai nasional tersebut di harapkan mampu memberikan dukungan terhadap jadwal keberangkatan maupun kepulangan atlet. Sehingga seluruh proses perjalanan berjalan sesuai rencana.
Sebaran Venue Jadi Tantangan Asian Games 2026
Berbeda dengan beberapa edisi sebelumnya, venue pertandingan Asian Games 2026 tidak hanya berada di satu kota.
Pertandingan akan tersebar di berbagai wilayah Prefektur Aichi dan daerah sekitarnya. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi panitia maupun kontingen peserta, termasuk Indonesia.
Karena lokasi pertandingan berjauhan, pengaturan transportasi, waktu tempuh, hingga penempatan akomodasi harus di rancang secara cermat agar atlet tidak mengalami kelelahan sebelum bertanding.
Perencanaan mobilitas menjadi salah satu fokus utama yang tengah di persiapkan oleh tim Chef de Mission.
Advance Team Akan Dikirim ke Jepang
Untuk memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, Tim Indonesia juga akan mengirim advance team ke Jepang sebelum keberangkatan kontingen utama.
Tim tersebut bertugas melakukan inspeksi langsung terhadap venue pertandingan, hotel, jalur transportasi, hingga berbagai kebutuhan operasional lainnya.
Hasil pengecekan di lapangan akan menjadi dasar dalam menyempurnakan seluruh rencana keberangkatan kontingen Indonesia.
Dengan langkah tersebut, di harapkan atlet dan ofisial dapat fokus sepenuhnya pada pertandingan tanpa harus menghadapi kendala teknis selama berada di Jepang.
Melalui dukungan pendanaan, koordinasi lintas lembaga, serta persiapan yang dilakukan sejak jauh hari. Pemerintah berharap Tim Indonesia mampu tampil kompetitif di Asian Games 2026. Target empat medali emas menjadi motivasi bersama untuk membawa prestasi olahraga Indonesia semakin bersinar di tingkat Asia.