Musim MotoGP 2026 – menjadi fase penting dalam perjalanan karier Marc Marquez. Pembalap asal Spanyol tersebut memasuki musim baru dengan status prestisius setelah menyamai pencapaian gelar juara dunia kelas utama milik Valentino Rossi. Marquez telah mengoleksi tujuh gelar juara dunia MotoGP, jumlah yang sama dengan Rossi, setelah memastikan titel MotoGP 2025 lebih awal meski kalender balap masih menyisakan beberapa seri.

Pencapaian tersebut semakin istimewa karena di raih saat Marquez berusia 32 tahun dan masih menjadi bagian dari tim pabrikan Ducati. Kombinasi pengalaman, performa kompetitif, dan dukungan teknis yang kuat membuat MotoGP 2026 berpotensi menjadi musim krusial bagi Marquez dalam perburuan rekor sejarah kelas premier.

Posisi Marquez dan Rossi dalam Sejarah MotoGP

Dalam sejarah MotoGP, jumlah gelar juara dunia di kelas utama sering di jadikan tolok ukur utama untuk menilai kebesaran seorang pembalap. Dengan tujuh gelar, Marquez kini berada di posisi sejajar dengan Rossi, yang selama bertahun-tahun menjadi ikon dominan di kelas premier.

Berbeda dengan Marquez, Rossi telah menutup karier balap profesionalnya sejak 2021. Hal ini membuat catatan statistik Rossi tidak lagi bertambah, sementara Marquez masih aktif dan memiliki peluang realistis untuk melampaui berbagai rekor. Kondisi tersebut menjadikan MotoGP 2026 sebagai titik krusial dalam persaingan sejarah antara pembalap aktif dan legenda yang telah pensiun.

MotoGP

Helm spesial Shoei edisi Marc Marquez juara dunia MotoGP 2025 dijual dengan jumlah yang sangat terbatas, 93 unit di dunia(Dok. @ducaticorse)

Peluang Melampaui Catatan Gelar Juara Dunia

Tambahan satu gelar juara dunia di kelas utama akan membawa Marquez berada di atas Rossi dalam daftar peraih titel MotoGP terbanyak. Dengan jadwal musim yang lengkap dan paket motor yang kompetitif, peluang tersebut terbuka lebar.

Namun, perburuan gelar tidak hanya di tentukan oleh kecepatan, melainkan juga konsistensi, kebugaran fisik, serta faktor teknis dan strategi tim. Meski demikian, pencapaian Marquez pada musim sebelumnya menunjukkan bahwa ia masih mampu bersaing di level tertinggi dan mengelola tekanan perebutan gelar secara efektif.

Tantangan Mengejar Jumlah Kemenangan Grand Prix

Selain gelar juara dunia, jumlah kemenangan Grand Prix juga menjadi indikator penting dalam menilai dominasi seorang pembalap. Rossi masih memimpin dengan total 115 kemenangan di semua kelas, sementara Marquez saat ini mencatatkan 99 kemenangan. Selisih 16 kemenangan ini menunjukkan tantangan besar yang harus di hadapi Marquez.

Di kelas utama saja, Rossi mengoleksi 89 kemenangan, sedangkan Marquez berada di angka 73. Perbedaan tersebut menuntut performa konsisten sepanjang musim jika Marquez ingin memangkas jarak. Meski tidak mudah, peluang tetap terbuka mengingat Marquez kini mengendarai motor dengan performa kompetitif dan berada dalam tim yang secara rutin bersaing di barisan depan.

Rekor Pole Position dalam Jangkauan

Salah satu catatan Rossi yang paling dekat untuk di kejar oleh Marquez adalah jumlah pole position. Rossi menutup kariernya dengan total 76 pole position, sementara Marquez telah mengoleksi 72 pole sepanjang kariernya. Selisih empat pole di nilai relatif kecil dan berpotensi terkejar dalam satu musim penuh.

Keunggulan Marquez dalam sesi kualifikasi telah lama di kenal sebagai salah satu kekuatannya. Dengan karakteristik motor Ducati yang kompetitif di satu lap cepat, peluang untuk menambah jumlah pole position pada MotoGP 2026 tetap terbuka, asalkan Marquez mampu menjaga konsistensi dan adaptasi di berbagai sirkuit.

Faktor Usia, Pengalaman, dan Stabilitas Tim

Pada usia 32 tahun, Marquez berada dalam fase matang sebagai pembalap. Pengalaman panjang di MotoGP memberinya pemahaman mendalam mengenai manajemen balapan dan strategi musim. Berada di tim pabrikan Ducati juga memberikan stabilitas teknis yang krusial dalam perburuan rekor jangka panjang.

Dukungan tim, pengembangan motor, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan regulasi akan menjadi faktor penentu. Jika semua elemen tersebut berjalan selaras, MotoGP 2026 berpotensi menjadi musim bersejarah bagi Marquez.

Penutup

MotoGP 2026 menempatkan Marc Marquez pada persimpangan sejarah. Dengan status sejajar Valentino Rossi dalam jumlah gelar juara dunia, Marquez memiliki peluang nyata untuk melampaui berbagai catatan statistik legendaris di kelas utama. Meski tantangan besar masih menanti, kombinasi pengalaman, performa, dan dukungan teknis menjadikan musim ini sebagai salah satu fase paling menentukan dalam perjalanan kariernya di MotoGP.