Manchester United – Memasuki periode penting setelah manajemen memutuskan kerja sama dengan pelatih kepala Ruben Amorim pada awal pekan lalu. Keputusan tersebut mendorong klub untuk bergerak cepat mencari sosok yang mampu menjaga stabilitas tim hingga akhir musim 2025/2026. Dalam situasi ini, nama Michael Carrick langsung mencuat sebagai kandidat terkuat untuk mengisi posisi pelatih interim.
Manajemen Manchester United menilai kebutuhan akan figur internal yang memahami budaya klub menjadi faktor utama. Oleh karena itu, Carrick yang memiliki rekam jejak panjang bersama Setan Merah mendapat perhatian khusus. Selain itu, pengalamannya sebagai mantan pemain inti dan pelatih juga menambah nilai strategis bagi klub.
Fabrizio Romano Ungkap Proses Kontrak Hampir Rampung
Pakar transfer sepak bola Fabrizio Romano mengonfirmasi perkembangan signifikan terkait masa depan Carrick. Melalui unggahan di platform X pada Senin, Romano menyampaikan bahwa Carrick telah menerima proposal kontrak dari manajemen Manchester United. Ia juga menegaskan bahwa proses negosiasi telah memasuki tahap akhir.
Menurut Romano, kedua pihak telah mencapai kesepakatan prinsip dan hanya menunggu penandatanganan resmi dalam pekan ini. Dengan demikian, Carrick berpeluang besar memimpin Manchester United hingga akhir musim 2025/2026. Informasi ini memperkuat sinyal bahwa manajemen klub telah menentukan arah jangka pendek mereka.

Eks gelandang Inggris Michael Carrick pada Senin (12/1/2026) dikabarkan menjadi nama terdepan sebagai kandidat pelatih interim Manchester United. Manutd.com
Carrick Ungguli Kandidat Lain Termasuk Ole Gunnar Solskjaer
Dalam proses seleksi, Carrick tidak sendirian. Nama Ole Gunnar Solskjaer juga masuk dalam daftar kandidat. Solskjaer memiliki pengalaman menangani Manchester United pada periode 2018 hingga 2021 setelah menggantikan Jose Mourinho. Namun, performa tim yang tidak konsisten kala itu membuat manajemen mengakhiri kerja sama.
Meskipun Solskjaer memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan klub serta popularitas tinggi di mata suporter, Carrick tetap berada di posisi terdepan. Faktor ini muncul karena pendekatan Carrick dinilai lebih relevan dengan kebutuhan jangka pendek klub saat ini. Manajemen menginginkan stabilitas dan pragmatisme, bukan perubahan besar yang berisiko.
Presentasi Visi kepada Direktur Olahraga Manchester United
Baik Carrick maupun Solskjaer telah menjalani pertemuan langsung dengan direktur olahraga Manchester United, Jason Wilcox. Dalam pertemuan tersebut, masing-masing kandidat mempresentasikan rencana kerja dan pendekatan taktis yang mereka tawarkan.
Menurut laporan Sky Sports, Carrick berhasil meyakinkan manajemen melalui gagasan jangka pendek yang realistis. Ia menekankan pentingnya menjaga struktur tim, memaksimalkan potensi pemain yang ada, serta menghindari perubahan drastis di tengah musim. Pendekatan ini sejalan dengan keinginan klub untuk meredam gejolak dan mengembalikan konsistensi hasil.
Kondisi Tim di Bawah Arahan Sementara Darren Fletcher
Sementara proses negosiasi berlangsung, Manchester United masih berada di bawah arahan Darren Fletcher sebagai pelatih sementara. Namun, hasil yang diraih tim belum memenuhi ekspektasi manajemen maupun suporter.
Manchester United hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Burnley dalam lanjutan Liga Inggris. Setelah itu, tim kembali menelan kekalahan 1-2 dari Brighton di ajang Piala FA. Rangkaian hasil ini menambah urgensi bagi klub untuk segera menunjuk pelatih interim definitif.
Harapan Stabilitas Hingga Akhir Musim
Dengan semakin dekatnya kesepakatan, Michael Carrick diproyeksikan membawa stabilitas hingga akhir musim 2025/2026. Manajemen berharap Carrick mampu meredam tekanan eksternal, menjaga keharmonisan ruang ganti, serta mengamankan posisi Manchester United di kompetisi domestik.
Selain itu, peran Carrick juga mencakup evaluasi skuad dan persiapan transisi menuju pelatih permanen di masa depan. Dengan latar belakangnya sebagai figur internal, Carrick memiliki pemahaman mendalam tentang nilai dan ekspektasi klub. Faktor ini membuatnya menjadi pilihan logis dalam situasi transisi yang sensitif.
Arah Baru Manchester United di Tengah Tekanan
Keputusan menunjuk Carrick sebagai pelatih interim mencerminkan strategi kehati-hatian Manchester United. Klub memilih kontinuitas dan stabilitas daripada eksperimen jangka pendek. Dengan tekanan kompetisi yang semakin ketat, manajemen berharap langkah ini mampu mengembalikan fokus tim dan memperbaiki performa secara bertahap.
Jika proses penandatanganan berjalan sesuai rencana, Michael Carrick akan segera mengambil alih kendali tim utama. Publik sepak bola pun menantikan bagaimana mantan gelandang andalan Setan Merah tersebut memimpin klub dalam fase krusial ini.