Mighrul Lappung Bersatu DKI Jakarta berkomitmen menjaga sekaligus memperkuat pelestarian budaya Lampung di tengah kehidupan masyarakat perantauan. Ketua DPW Mighrul Lappung Bersatu (MLB) DKI Jakarta, Septriana Tangkary, menyampaikan komitmen tersebut setelah menjalani pengukuhan kepengurusan untuk masa bakti 2026–2031 pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Septriana memandang posisi ketua sebagai amanah yang membawa tanggung jawab besar. Karena itu, ia ingin menjalankan kepemimpinan dengan kesungguhan dan keikhlasan serta menjadikan organisasi sebagai ruang yang mampu menyatukan perempuan Lampung di luar daerah asalnya.
Menurut Septriana, Mighrul Lappung Bersatu memiliki peran penting dalam membangun hubungan yang semakin erat di antara anggotanya. Organisasi tersebut juga membuka ruang bagi perempuan Lampung untuk berkarya, saling mendukung, serta memberikan kontribusi kepada masyarakat.
Keberadaan organisasi di Jakarta sekaligus memperluas ruang bagi masyarakat Lampung untuk mempertahankan hubungan dengan akar budaya mereka. Meski tinggal jauh dari tanah kelahiran, masyarakat perantauan tetap dapat mengenal, mempraktikkan, dan meneruskan berbagai nilai budaya kepada generasi berikutnya.
Menjaga Warisan Budaya Lampung di Perantauan
Septriana menekankan bahwa keluarga besar Mighrul Lappung Bersatu memiliki tanggung jawab untuk menjaga kekayaan budaya yang berasal dari para leluhur. Menurutnya, masyarakat Lampung memiliki beragam warisan yang perlu terus hidup di tengah perubahan zaman.
Warisan tersebut tidak hanya berkaitan dengan adat istiadat. Bahasa daerah, seni tari, musik tradisional, hingga kuliner khas juga menjadi bagian penting dari identitas Lampung yang perlu masyarakat kenalkan kepada generasi berikutnya.
Melalui Mighrul Lappung Bersatu DKI Jakarta, Septriana ingin membangun sinergi antargenerasi untuk memperkuat upaya tersebut. Ia secara khusus mengajak generasi muda agar ikut terlibat dan memiliki rasa bangga terhadap kebudayaan Lampung.
Keterlibatan anak muda menjadi salah satu unsur penting karena mereka akan meneruskan nilai budaya pada masa mendatang. Oleh sebab itu, organisasi perlu menciptakan kegiatan yang mampu mendekatkan generasi muda dengan adat, bahasa, kesenian, dan berbagai unsur kebudayaan lainnya.
Septriana juga mendorong seluruh keluarga besar masyarakat Lampung untuk mengembangkan organisasi melalui semangat gotong royong dan kekeluargaan. Ia meyakini kebersamaan dapat membuat organisasi terus berkembang, memiliki martabat, memberikan inspirasi, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Mighrul Lappung Bersatu (MLB) DKI Jakarta masa bakti 2026–2031 saat prosesi pengukuhan di Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2026.
Pengukuhan Jadi Momentum Memperkuat Persaudaraan
Ketua Dewan Pengurus Pusat Mighrul Lappung Bersatu, Dwita Ria Gunadi, turut menyoroti arti penting pengukuhan pengurus DPW MLB DKI Jakarta periode 2026–2031. Ia memandang agenda tersebut memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar pergantian atau penetapan struktur kepengurusan.
Dwita menilai momentum itu dapat mempererat hubungan keluarga besar masyarakat Lampung. Selain memperkuat persaudaraan, organisasi juga dapat memanfaatkan kebersamaan tersebut untuk menjaga persatuan dan mengenalkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.
Perkembangan zaman dan pertemuan dengan beragam kebudayaan menjadi tantangan tersendiri bagi generasi muda Lampung. Karena itu, Dwita berharap anak-anak muda tetap mengenali identitas dan akar budayanya meskipun tumbuh dalam lingkungan yang semakin beragam.
Mighrul Lappung Bersatu pun berupaya menjaga adat, bahasa, serta nilai-nilai budaya agar tetap hadir dalam kehidupan masyarakat. Organisasi ingin mendorong generasi muda untuk tidak sekadar mengenal kebudayaan Lampung, tetapi juga memahami nilai yang terkandung di dalamnya.
Perempuan Lampung Memiliki Peran Strategis
Mighrul Lappung Bersatu menjadi wadah bagi perempuan yang memiliki garis keturunan Lampung dari pihak ayah. Organisasi ini membawa sejumlah tujuan, mulai dari memperkuat hubungan persaudaraan hingga mendorong pelestarian adat dan budaya Lampung.
Selain bergerak dalam bidang kebudayaan, MLB juga ingin memperkuat kontribusi perempuan dalam kehidupan sosial. Melalui organisasi, para anggota dapat membangun jaringan, mengembangkan kemampuan, serta bekerja sama dalam kegiatan yang memberikan manfaat kepada masyarakat.
Peran tersebut membuat Mighrul Lappung Bersatu DKI Jakarta memiliki posisi strategis. Jakarta menjadi tempat tinggal masyarakat dari berbagai daerah sehingga organisasi dapat berfungsi sebagai penghubung antara kehidupan di perantauan dan identitas budaya Lampung.
Dengan demikian, pelestarian budaya tidak hanya berlangsung di daerah asal. Masyarakat Lampung yang tinggal di luar provinsi juga dapat mengambil peran melalui kegiatan sosial, pendidikan budaya, pertemuan komunitas, maupun aktivitas yang melibatkan generasi muda.
MLB Terus Memperluas Jaringan Organisasi
Mighrul Lappung mulai berdiri pada 25 Oktober 2023. Sejak awal pembentukannya, organisasi tersebut berupaya memperluas jaringan sekaligus memperkuat persaudaraan perempuan Lampung di berbagai wilayah.
Perkembangannya terlihat dari pembentukan kepengurusan di berbagai kabupaten dan kota. Hingga 2025, MLB telah memiliki struktur organisasi di 15 kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.
Organisasi kemudian memperluas jangkauannya hingga DKI Jakarta. Kehadiran kepengurusan di ibu kota membuka peluang lebih besar bagi masyarakat Lampung di perantauan untuk terlibat dalam kegiatan organisasi sekaligus menjaga hubungan dengan budaya daerah asal.
Melalui kepengurusan periode 2026–2031, Mighrul Lappung Bersatu DKI Jakarta ingin menjadikan pelestarian budaya sebagai bagian penting dari perjalanan organisasi. Sinergi antara perempuan, keluarga besar masyarakat Lampung, dan generasi muda diharapkan mampu menjaga adat serta identitas budaya agar terus berkembang di tengah perubahan zaman.