Perkembangan Olahraga Hoki – Indonesia terus menunjukkan tren positif. Salah satu indikator kuat terlihat dari keberhasilan delapan pemain Timnas Hoki Indonesia yang menembus kompetisi profesional Eropa. Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan nasional, tetapi juga membuka peluang besar bagi peningkatan kualitas atlet hoki Tanah Air.

Seiring meningkatnya kualitas permainan, klub-klub Eropa mulai melirik talenta Indonesia. Melalui proses seleksi dan negosiasi yang matang, para pemain tersebut resmi bergabung dengan sejumlah klub di Polandia, Spanyol, Jerman, dan Turki. Langkah ini sekaligus mempertegas daya saing atlet Indonesia di level internasional.

Revo Priliandro dan Yuan Jodie Tampil di Liga Polandia

Dua pemain andalan Timnas Hoki Indonesia, Revo Priliandro dan Yuan Jodie Hibatullah, akan mengawali petualangan Eropa mereka bersama LKS Gasawa HC. Klub tersebut berkompetisi di Liga Super Hockey Polandia yang dikenal memiliki intensitas permainan tinggi.

Selain tampil di liga domestik, Revo dan Yuan juga akan memperkuat klub dalam ajang EURO Indoor Hockey Club Trophy 2026. Melalui kompetisi ini, keduanya akan berhadapan langsung dengan klub-klub elite Eropa. Dengan demikian, pengalaman bertanding mereka akan meningkat secara signifikan.

Lebih lanjut, Revo menilai kesempatan ini sebagai momen penting dalam karier profesionalnya. Ia bertekad memanfaatkan setiap pertandingan untuk meningkatkan jam terbang serta pemahaman taktik permainan modern Eropa.

Olaharaga Hoki

Delapan pemain Timnas Hoki Indonesia akan berkiprah di Eropa pada 2026. (REUTERS/Kim Kyung Hoon)

Prima Rinaldi dan Fajar Jaelani Menjajal Liga Spanyol

Sementara itu, dua pemain lainnya, Prima Rinaldi dan Fajar Jaelani, memilih jalur Spanyol sebagai destinasi karier internasional pertama mereka. Keduanya resmi bergabung dengan C.D Malaga 1991 yang berlaga di Liga Hockey Spanyol.

Bagi Prima dan Fajar, pengalaman ini menjadi debut profesional mereka di Eropa. Oleh karena itu, keduanya memandang kesempatan ini sebagai batu loncatan penting. Selain meningkatkan kualitas teknik individu, mereka juga akan beradaptasi dengan gaya permainan cepat dan disiplin khas Eropa Selatan.

Secara bertahap, keterlibatan mereka di Liga Spanyol diharapkan mampu membentuk mental bertanding yang lebih kuat dan konsisten.

Adi Darmawan dan Muhammad Alfiana Berkiprah di Jerman

Selanjutnya, Adi Darmawan Leksono dan Muhammad Alfiana akan memperkuat Bremer Hockey Club yang berkompetisi di Liga 2 Hockey Jerman. Liga ini dikenal memiliki sistem pembinaan yang solid serta standar fisik yang tinggi.

Melalui kompetisi tersebut, Adi dan Alfiana akan menghadapi lawan-lawan dengan kemampuan teknis dan stamina prima. Oleh sebab itu, keduanya harus menjaga kondisi fisik serta disiplin latihan agar mampu bersaing secara optimal.

Dengan berjalannya waktu, pengalaman di Jerman diyakini akan memperkaya wawasan bermain mereka sekaligus meningkatkan performa saat kembali memperkuat Timnas.

Latar Belakang Prestasi di SEA Games

Keenam pemain yang telah berangkat ke Eropa merupakan bagian dari skuad Indonesia yang menorehkan prestasi gemilang di kawasan Asia Tenggara. Mereka berhasil mengalahkan Malaysia pada final SEA Games 2025 dan membawa pulang medali emas. Selain itu, mereka juga menyumbang emas pada SEA Games 2023 di Kamboja.

Prestasi tersebut menjadi modal penting yang meningkatkan kepercayaan klub-klub luar negeri terhadap kualitas atlet Indonesia. Dengan demikian, pencapaian di level regional berperan besar membuka pintu menuju kompetisi global.

Dua Pemain Tambahan Menuju Liga Turki

Tidak berhenti di enam pemain, jumlah atlet Indonesia yang berkarier di Eropa akan kembali bertambah. Pelatih Timnas Hockey Indoor Indonesia, Dhaarma Raj, memastikan dua pemain tambahan segera menyusul pada awal tahun ini.

Andrea Guntara dan Ferdian Fathur Rahman, dua atlet asal Jawa Timur, akan bergabung dengan Volkan Grup yang berlaga di Liga Super Turki. Kehadiran keduanya menambah daftar pemain Indonesia yang mendapat kepercayaan klub luar negeri.

Dengan total delapan pemain yang berkiprah di Eropa, Indonesia mencatatkan sejarah baru dalam perkembangan hoki nasional.

Dampak Positif bagi Hoki Nasional

Keberangkatan para pemain ke Eropa membawa dampak strategis bagi perkembangan hoki Indonesia. Selain meningkatkan kualitas individu atlet, pengalaman internasional ini juga akan memperkuat tim nasional dalam jangka panjang.

Lebih jauh, transfer ilmu, taktik, dan budaya profesional dari Eropa berpotensi meningkatkan standar pembinaan hoki di dalam negeri. Oleh karena itu, langkah ini tidak hanya menguntungkan pemain secara personal, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi ekosistem olahraga hoki Indonesia.

Dengan kesinambungan pembinaan dan dukungan federasi, peluang Indonesia untuk bersaing di level Asia hingga dunia akan semakin terbuka lebar.