Tas Mewah Bintang Piala Dunia 2026 – Tren penggunaan tas mewah di kalangan pria terus mengalami perkembangan dalam beberapa tahun terakhir. Jika dahulu tas identik sebagai pelengkap penampilan perempuan, kini aksesori tersebut telah menjadi bagian penting dari gaya hidup pria modern, termasuk para atlet profesional. Berbagai model seperti tas tangan, tas bahu, hingga tas selempang semakin sering di gunakan untuk menunjang aktivitas sekaligus memperkuat identitas fesyen seseorang.
Fenomena tersebut terlihat jelas menjelang Piala Dunia 2026. Sejumlah pesepak bola ternama dunia tampil dengan gaya berpakaian yang menarik perhatian saat tiba di bandara maupun ketika bergabung bersama skuad negaranya. Selain busana yang di kenakan, pilihan tas dari rumah mode kelas dunia juga menjadi sorotan para penggemar dan pemerhati fesyen.
Beberapa pemain bahkan terlihat membawa koleksi tas edisi terbatas dengan nilai yang fantastis. Mulai dari Hermès, Dior, Chanel, Louis Vuitton, hingga Goyard, setiap tas yang di pilih mencerminkan karakter sekaligus selera fashion masing-masing pemain.
Erling Haaland Tampil Mencolok dengan Hermès HAC Birkin 40 “Endless Road”
Penyerang Timnas Norwegia, Erling Haaland, menjadi salah satu pemain yang paling menarik perhatian sebelum bergulirnya Piala Dunia 2026. Saat tiba mengenakan seragam resmi tim nasional berwarna biru tua, Haaland terlihat membawa Hermès HAC Birkin 40 “Endless Road”, sebuah tas edisi terbatas yang memiliki desain unik.
Tas tersebut di hiasi ilustrasi pegunungan dan jalan berkelok dengan sentuhan pop art yang terinspirasi dari lanskap California. Di bandingkan seri Birkin pada umumnya, ukuran HAC Birkin 40 jauh lebih besar sehingga menyerupai tas kabin yang ideal untuk perjalanan.
Selain tampil eksklusif, model ini juga memiliki nilai historis. Lini Haut à Courroies atau HAC merupakan desain pertama yang di produksi oleh Hermès. Awalnya, tas tersebut di gunakan untuk membawa perlengkapan berkuda seperti pelana dan sepatu bot. Seiring perkembangan zaman, desainnya kemudian bertransformasi menjadi tas perjalanan yang praktis dan elegan.
Koleksi ini semakin mempertegas citra Haaland sebagai salah satu pesepak bola dengan minat tinggi terhadap dunia mode. Berbagai laporan bahkan menyebutkan bahwa pemain Manchester City tersebut memiliki beberapa koleksi Hermès dari lini HAC.
Kylian Mbappé Memilih Dior Normandie yang Elegan
Sebagai salah satu duta global Dior, Kylian Mbappé kembali menunjukkan kedekatannya dengan rumah mode asal Prancis tersebut. Saat bergabung bersama Timnas Prancis, Mbappé tampil mengenakan jaket katun cokelat dengan detail kerah kulit yang di padukan bersama tas Dior Normandie berbahan suede.
Model Normandie di kenal sebagai salah satu tas perjalanan premium Dior yang di buat melalui proses pengerjaan dengan tingkat presisi tinggi. Para pengrajin Dior mengerjakan setiap detail secara teliti sehingga menghasilkan produk dengan kualitas premium.
Selain menawarkan tampilan yang elegan, Dior Normandie juga memiliki ruang penyimpanan yang luas. Bagian dalamnya di lengkapi kompartemen utama, kantong beritsleting, dan beberapa ruang tambahan untuk memudahkan pengaturan barang bawaan.
Material suede yang lembut semakin memperkuat kesan mewah sekaligus membuat desain sederhana tas tersebut terlihat lebih berkelas.
Virgil van Dijk Tampil Berbeda dengan Chanel Large Shopping Tote
Bek Timnas Belanda, Virgil van Dijk, juga berhasil menarik perhatian melalui pilihan aksesori yang tidak biasa. Ia terlihat membawa Chanel Large Shopping Tote dari koleksi Spring 2026 saat bergabung bersama skuad Belanda.
Pilihan tersebut membuktikan bahwa tas Chanel kini tidak lagi identik dengan pengguna perempuan. Van Dijk bahkan beberapa kali terlihat mengenakan tas yang sama dalam berbagai kesempatan melalui unggahan media sosial pribadinya.
Tas berwarna hitam tersebut menampilkan logo CC bertaut pada bagian penutup atas dengan desain yang lebih minimalis di bandingkan lini Maxi Flap yang telah lama populer.
Kehadiran Chanel Large Shopping Tote di tangan Van Dijk sekaligus menunjukkan semakin luasnya pasar rumah mode tersebut di kalangan pria yang memiliki ketertarikan terhadap dunia fashion.

Kylian Mbappe membawa Dior Normandie
Jude Bellingham Tetap Setia dengan Louis Vuitton
Gelandang Timnas Inggris, Jude Bellingham, juga tidak melewatkan kesempatan untuk tampil modis sebelum kompetisi di mulai. Pemain Real Madrid itu membawa Louis Vuitton Keepall Bandoulière 45 Monogram Macassar, salah satu tas perjalanan paling ikonik dari merek tersebut.
Hubungan Bellingham dengan Louis Vuitton sendiri telah terjalin sejak dirinya di tunjuk sebagai brand ambassador pada 2024. Karena itu, pilihannya terhadap Keepall Bandoulière di nilai selaras dengan identitasnya sebagai wajah resmi jenama asal Prancis tersebut.
Versi Monogram Macassar yang di gunakan Bellingham memadukan motif monogram klasik dengan aksen hitam yang memberi kesan modern. Model Keepall telah lama menjadi favorit kalangan selebritas dunia karena menawarkan desain elegan sekaligus fungsi yang maksimal sebagai tas perjalanan.
Manu Koné Hadir dengan Goyard Boeing 25 yang Praktis
Tak hanya Mbappé, rekan setimnya di Timnas Prancis, Manu Koné, juga tampil stylish melalui pilihan aksesori yang berbeda. Ia membawa Goyard Boeing 25 Toiletry Bag berwarna oranye terang saat menuju lokasi pertandingan.
Tas tersebut pada dasarnya merupakan toiletry pouch yang di rancang untuk membawa perlengkapan pribadi. Namun, dalam perkembangan tren fesyen modern, model ini juga sering di gunakan sebagai clutch bag oleh para pria.
Dimensinya yang ringkas membuat tas ini praktis di bawa ke berbagai kesempatan. Sementara itu, warna oranye yang mencolok memberikan sentuhan unik sehingga mampu menjadi pusat perhatian tanpa terlihat berlebihan.
Tas Mewah Menjadi Bagian dari Identitas Gaya Para Pesepak Bola
Piala Dunia 2026 bukan hanya menjadi ajang pembuktian kemampuan di lapangan hijau, tetapi juga menjadi panggung bagi para pemain untuk menunjukkan karakter melalui gaya berpakaian. Pilihan tas dari berbagai rumah mode ternama memperlihatkan bahwa aksesori kini memiliki peran penting dalam membangun citra seorang atlet profesional.
Mulai dari Hermès milik Erling Haaland, Dior pilihan Kylian Mbappé, Chanel yang di bawa Virgil van Dijk, Louis Vuitton milik Jude Bellingham. Hingga Goyard pilihan Manu Koné, seluruh koleksi tersebut mencerminkan perpaduan antara fungsi, kemewahan, dan identitas personal.
Fenomena ini sekaligus menunjukkan bahwa dunia sepak bola dan industri mode semakin saling berkaitan. Para pemain tidak hanya di kenal lewat performa di atas lapangan. Tetapi juga melalui gaya hidup dan selera fesyen yang mereka tampilkan di hadapan publik.