Timnas Voli Putri Indonesia – menang atas Vietnam dalam laga pembuka Leg 2 SEA V Cup 2026 setelah melewati pertandingan penuh drama. Sempat tertinggal dua set lebih dulu, Indonesia berhasil melakukan comeback hingga mengamankan kemenangan dengan skor akhir 3-2.

Pertandingan Timnas voli putri Indonesia vs Vietnam berlangsung di 700th Anniversary Chiang Mai Sports Complex, Thailand, Jumat (7/8/2026) waktu setempat. Dalam duel tersebut, Indonesia menutup laga dengan skor 20-25, 18-25, 25-22, 25-20, dan 15-9.

Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi skuad asuhan Marcos Sugiyama. Selain menunjukkan mental bertanding yang kuat, Indonesia juga memperlihatkan kemampuan untuk bangkit ketika berada dalam tekanan.

Vietnam Dominan pada Dua Set Awal

Timnas voli putri Indonesia menghadapi kesulitan besar sejak awal pertandingan. Vietnam langsung tampil agresif dengan mengandalkan variasi serangan cepat dan permainan efektif di depan net.

Pada set pertama, Indonesia sebenarnya mampu memberikan perlawanan melalui kontribusi Medi Yoku yang beberapa kali mencetak poin penting. Namun, Vietnam tetap mampu menjaga keunggulan berkat performa impresif Tran Thi Thanh Thuy atau yang dikenal dengan sebutan 4T.

Indonesia mencoba mengejar ketertinggalan melalui serangan Ersandrina Devega. Akan tetapi, pertahanan Vietnam masih sulit ditembus sehingga Indonesia harus kehilangan set pertama dengan skor 20-25.

Memasuki set kedua, kondisi pertandingan belum berubah. Vietnam semakin percaya diri dan terus menekan melalui serangan yang terorganisasi. Sementara itu, Indonesia masih kesulitan menemukan pola permainan terbaik.

Pertahanan Indonesia belum mampu menghentikan laju serangan Vietnam. Alhasil, lawan kembali mengamankan set kedua dengan skor 25-18 dan membuat Indonesia tertinggal 0-2.

Timnas voli putri Indonesia saat menghadapi Vietnam di SEA V Cup 2026

Timnas voli putri Indonesia meraih peringkat kelima dalam ajang AVC Womens Nations Cup 2026.

Indonesia Bangkit dan Paksa Laga Berlanjut ke Set Kelima

Tertinggal dua set tidak membuat Timnas voli putri Indonesia menyerah. Pada set ketiga, permainan Indonesia mulai berkembang dan para pemain tampil lebih agresif.

Kombinasi serangan Chelsa, Ersandrina, dan Medi Yoku membuat lini serang Indonesia menjadi lebih efektif. Selain itu, koordinasi pertahanan juga mulai membaik sehingga Vietnam tidak lagi mudah mendapatkan poin.

Perubahan strategi tersebut membawa hasil positif. Indonesia berhasil merebut set ketiga dengan skor 25-22 dan memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Momentum kebangkitan Indonesia berlanjut pada set keempat. Anak asuh Marcos Sugiyama langsung tampil menekan dan sempat unggul 3-0 pada awal permainan.

Vietnam kemudian berusaha mengejar melalui aksi Luu Thi Hue. Bahkan, Marcos Sugiyama sempat mengajukan challenge setelah menilai terjadi block touch dalam sebuah reli.

Namun, keputusan tayangan ulang tidak mengubah hasil pertandingan sehingga poin tetap diberikan kepada Vietnam. Meski mendapat tekanan, Indonesia tetap mampu menjaga fokus.

Blok dari Medi Yoku, spike Arsela Nuari Purnama, serta penyelesaian serangan Chelsa membuat Vietnam kesulitan mengejar angka. Indonesia akhirnya mengunci set keempat dengan kemenangan 25-20 dan memaksa pertandingan ditentukan melalui set kelima.

Indonesia Tampil Tenang di Set Penentuan

Set kelima menjadi penentu dalam laga sengit antara Indonesia dan Vietnam. Kedua tim saling bertukar serangan sejak awal pertandingan.

Vietnam sempat mengambil keunggulan terlebih dahulu. Namun, Indonesia segera memberikan respons melalui spike Arsela dan serangan Ersandrina yang membuat kedudukan kembali seimbang.

Indonesia kemudian mulai menemukan ritme permainan terbaiknya. Blok kuat Namira Maradanti atau Rara membantu Indonesia berbalik unggul atas Vietnam.

Keputusan Marcos Sugiyama kembali menggunakan challenge juga memberikan keuntungan bagi Indonesia. Satu poin Vietnam dianulir setelah pemain lawan dinilai melakukan net touch.

Vietnam masih berusaha mengejar melalui serangan 4T. Namun, Indonesia mampu mempertahankan pertahanan dengan baik. Blok Ersandrina menjadi salah satu momen penting yang menghentikan peluang Vietnam untuk kembali mengejar.

Performa konsisten Medi Yoku dan kawan-kawan membuat Indonesia semakin menjauh dengan keunggulan 12-6. Meski sempat kehilangan satu angka akibat kesalahan servis, Indonesia tetap menjaga konsentrasi.

Pada akhirnya, Timnas voli putri Indonesia berhasil menyelesaikan set kelima dengan kemenangan 15-9. Hasil tersebut memastikan Indonesia meraih kemenangan 3-2 atas Vietnam pada laga pertama Leg 2 SEA V Cup 2026.

Kemenangan dramatis ini menjadi modal positif bagi Indonesia untuk menghadapi pertandingan berikutnya di turnamen tersebut. Performa para pemain yang mampu bangkit dari tekanan menunjukkan kekuatan mental dan kerja sama tim yang semakin berkembang.