Indonesia – Kembali memperoleh kepercayaan dari komunitas olahraga internasional untuk menggelar kompetisi bergengsi. Kali ini, perhatian dunia tertuju pada ajang Indonesia International Jetsport World Series 2026 yang akan berlangsung di kawasan wisata Ancol, Jakarta pada Agustus 2026.
Kejuaraan jetski berskala global ini diperkirakan menghadirkan sekitar 300 atlet dari 40 negara. Kehadiran para atlet internasional tersebut tentu akan menciptakan atmosfer kompetisi yang kompetitif sekaligus meriah. Selain menghadirkan persaingan olahraga kelas dunia, ajang ini juga membuka peluang besar bagi Indonesia untuk memperkuat citra sebagai penyelenggara event olahraga internasional.
Perwakilan pengurus olahraga jetsport Indonesia menyampaikan kepastian penyelenggaraan tersebut dalam pertemuan resmi bersama jajaran Komite Olimpiade Indonesia. Pertemuan tersebut berlangsung di kantor NOC Indonesia di Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Indonesia Jetsport Boating Association, Syaiful Sutan Aswar, hadir bersama Direktur Limasatu Kreatif Indonesia, Eka Nugraha Manurung. Mereka juga bertemu dengan Wakil Ketua Umum KOI, Ismail Ning.
Selain itu, dua atlet jetski Indonesia yang telah meraih gelar juara dunia, yaitu Aero Sutan Aswar dan Aqsa Sutan Aswar, turut hadir dalam pertemuan tersebut. Kehadiran kedua atlet tersebut memperkuat optimisme terhadap perkembangan olahraga jetsport di Indonesia.

IJBA resmi umumkan Indonesia jadi tuan rumah International Jetsport World Series 2026.
Ajang Internasional untuk Memperkenalkan Indonesia
Penyelenggaraan kompetisi jetski ini tidak hanya berfokus pada prestasi olahraga semata. Para penyelenggara juga ingin memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat internasional.
Syaiful Sutan Aswar menegaskan bahwa ajang ini dapat menarik perhatian dunia terhadap potensi wisata dan budaya Indonesia. Ia menilai bahwa kehadiran ratusan atlet internasional serta tim pendukung mereka akan membawa dampak positif bagi promosi negara.
Dengan kata lain, event ini dapat mendorong minat wisatawan untuk mengenal Indonesia lebih dekat. Para pengunjung tidak hanya menyaksikan pertandingan jetski, tetapi juga merasakan pengalaman wisata yang unik di Jakarta.
Selain itu, penyelenggara juga memiliki visi jangka panjang dalam pengembangan olahraga jetsport nasional. Melalui event ini, Indonesia berupaya memperkuat reputasi sebagai salah satu pusat kompetisi jetsport internasional.
Upaya tersebut juga membuka peluang bagi Indonesia untuk masuk ke dalam kalender kompetisi jetsport global secara berkelanjutan.
Mendorong Pembinaan Atlet Muda Indonesia
Selain memperkuat posisi Indonesia di tingkat internasional, ajang ini juga memberikan dampak positif bagi pembinaan atlet nasional. IJBA melihat event ini sebagai sarana untuk menginspirasi generasi muda agar tertarik menekuni olahraga jetsport.
Menurut Syaiful, olahraga prestasi membutuhkan komitmen, mentalitas kuat, serta karakter disiplin. Oleh karena itu, pembinaan atlet sebaiknya dimulai sejak usia dini.
Dengan menghadirkan kompetisi bertaraf dunia di dalam negeri, para atlet muda Indonesia dapat menyaksikan langsung standar kompetisi internasional. Pengalaman tersebut dapat mendorong motivasi mereka untuk mengembangkan kemampuan secara lebih serius.
Selain itu, kehadiran atlet profesional dari berbagai negara juga membuka peluang terjadinya pertukaran pengalaman dan pengetahuan dalam dunia jetsport.
Menggabungkan Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif
Direktur Limasatu Kreatif Indonesia, Eka Nugraha Manurung, menekankan bahwa konsep penyelenggaraan event ini tidak terbatas pada kompetisi olahraga. Sebaliknya, penyelenggara merancang event tersebut sebagai platform strategis yang menggabungkan berbagai sektor.
Pertama, sektor olahraga menjadi pusat utama melalui kompetisi jetski internasional. Kedua, sektor pariwisata mendapat peluang besar melalui peningkatan kunjungan wisatawan domestik maupun internasional.
Selain itu, sektor ekonomi kreatif juga memperoleh ruang untuk berkembang melalui berbagai kegiatan pendukung seperti festival, promosi budaya, serta aktivitas hiburan.
Melalui konsep tersebut, Indonesia berupaya menciptakan ekosistem sport tourism yang kuat. Penyelenggara juga memiliki ambisi untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat jetsport di kawasan Asia, khususnya Asia Tenggara.
Dengan strategi tersebut, Indonesia dapat memperkuat posisi sebagai destinasi wisata olahraga kelas dunia.
Persiapan Infrastruktur dan Rencana Jangka Panjang
Saat ini, panitia penyelenggara terus melakukan berbagai persiapan, terutama terkait infrastruktur fisik di kawasan Ancol. Venue utama perlombaan harus memenuhi standar internasional agar kompetisi dapat berlangsung dengan aman dan profesional.
Selain itu, penyelenggara juga merancang penyelenggaraan seri berikutnya sebagai bagian dari strategi jangka panjang. Dengan konsistensi penyelenggaraan event internasional, Indonesia dapat membangun reputasi yang kuat dalam dunia jetsport.
Jika rencana tersebut berjalan dengan baik, Indonesia berpotensi menjadi salah satu pusat kompetisi jetsport internasional di masa depan.
Enam Kelas yang Akan Dipertandingkan
Kejuaraan Indonesia International Jetsport World Series 2026 akan mempertandingkan enam kelas utama. Setiap kelas menghadirkan karakteristik kompetisi yang berbeda dan menuntut kemampuan teknis tinggi dari para atlet.
Berikut enam kategori yang akan diperlombakan:
-
Pro Ski GP
-
Pro Am Runabout 1100 Open
-
Pro Runabout GP
-
Pro Am Runabout 1100 Stock
-
Pro Am Runabout Stock
-
Pro Am Endurance Open
Setiap kategori akan menghadirkan persaingan sengit antara atlet dari berbagai negara. Kompetisi tersebut juga akan memperlihatkan kemampuan teknologi jetski serta strategi balap yang berkembang dalam olahraga ini.
Dengan berbagai persiapan yang terus berjalan, Indonesia International Jetsport World Series 2026 berpotensi menjadi salah satu event jetsport paling menarik di kawasan Asia. Selain memperkuat prestasi olahraga, ajang ini juga membuka peluang besar bagi promosi pariwisata serta perkembangan ekonomi kreatif nasional.