Industri Combat Sports Di Asia Tenggara – Terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Dalam konteks tersebut, BYON mengambil langkah strategis untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus memperkenalkan olahraga tarung kepada audiens yang lebih luas. Setelah sukses menyelenggarakan BYON Madness pada Februari 2026, BYON kembali menghadirkan ajang baru bertajuk BYON Combat Showbiz Vol.7.
Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, BYON menghadirkan inovasi dengan menggelar acara ini di luar Indonesia. Kuala Lumpur, Malaysia, dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan yang berlangsung di World Trade Centre Kuala Lumpur pada 25 April 2026. Melalui langkah ini, BYON memperkuat posisinya sebagai promotor combat sports yang berambisi menembus pasar internasional.
Selain itu, ekspansi ini membuka peluang bagi BYON untuk menjangkau komunitas penggemar olahraga tarung di kawasan Asia Tenggara. Dengan demikian, BYON tidak hanya memperluas pasar, tetapi juga memperkuat ekosistem combat sports di tingkat regional.
Strategi Internasionalisasi BYON
Presiden BYON, Yoshua Marcellos Muliardo, menjelaskan bahwa ekspansi ke Malaysia merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. Ia menegaskan bahwa BYON menargetkan pertumbuhan internasional sebagai salah satu fokus utama pengembangan organisasi.
Menurut Yoshua, Malaysia memiliki kedekatan emosional dengan komunitas BYON. Oleh karena itu, negara tersebut menjadi lokasi yang tepat untuk memulai ekspansi internasional. Selain itu, BYON melihat potensi pasar yang besar karena tingginya minat masyarakat Malaysia terhadap olahraga tarung.
Namun demikian, langkah ekspansi ini juga menghadirkan tantangan baru. Tim produksi BYON harus membawa seluruh sistem produksi ke negara lain. Kondisi ini menuntut koordinasi yang lebih kompleks di bandingkan penyelenggaraan event di dalam negeri. Meskipun begitu, tim BYON tetap menunjukkan antusiasme tinggi karena mereka dapat memperkenalkan konsep acara kepada audiens internasional.

Byon Combat Showbiz Vol 7
Delapan Pertarungan Utama dalam BYON Combat Showbiz Vol.7
BYON Combat Showbiz Vol.7 menghadirkan delapan pertandingan utama yang memadukan berbagai disiplin combat sports seperti boxing dan kickstriking. Arena pertandingan di World Trade Centre Kuala Lumpur mampu menampung lebih dari 3.000 penonton sehingga atmosfer pertandingan di prediksi berlangsung meriah.
Salah satu pertarungan yang paling di nantikan adalah duel antara Putra Abdullah dan Ronal Siahaan. Kedua petarung tersebut sebelumnya bertemu dalam BYON Combat Showbiz Vol.6. Namun, pertandingan tersebut berakhir imbang setelah lima ronde berlangsung tanpa pemenang yang jelas. Oleh sebab itu, duel ulang ini menarik perhatian banyak penggemar.
Selain itu, pertandingan lain yang turut menjadi sorotan adalah duel Fahri Alamsyah melawan Kabilan Jelevan. Pertandingan ini diprediksi menghadirkan persaingan sengit karena kedua petarung memiliki gaya bertarung yang agresif.
BYON juga menghadirkan pertarungan tinju putri yang mempertemukan Winona Karamoy dengan Emmabel Cassandra Eddyvicter. Kehadiran duel ini menunjukkan komitmen BYON untuk memberikan ruang bagi atlet perempuan dalam industri combat sports.
Selain tiga pertandingan utama tersebut, beberapa duel lain juga akan meramaikan ajang ini, antara lain:
-
Nidal Mahmoud vs Adam Maulana
-
Sun Go Kong vs Inwan
-
Boy Prata vs Faisal “Sweethands” Giru
-
Kksam vs Aman Koboi
-
Ammarul vs Haris Sofyan
Rangkaian pertandingan tersebut diharapkan mampu memberikan hiburan sekaligus meningkatkan popularitas olahraga tarung di kawasan Asia Tenggara.
Siaran Eksklusif melalui Platform Digital
Agar penggemar dari berbagai negara dapat menikmati pertandingan, BYON bekerja sama dengan platform streaming Vidio. Melalui kerja sama ini, seluruh rangkaian BYON Combat Showbiz Vol.7 dapat disaksikan secara eksklusif melalui sistem Pay-Per-View.
Perwakilan Vidio, Dhini W Prayogo selaku Senior Vice President Content Acquisition & Partnership, menyatakan bahwa platform tersebut berkomitmen untuk menghadirkan konten olahraga premium bagi penonton. Selain itu, Vidio juga melihat ekspansi BYON ke Malaysia sebagai peluang untuk memperluas jangkauan audiens di luar Indonesia.
Kerja sama ini memberikan manfaat bagi kedua pihak. BYON memperoleh akses distribusi yang lebih luas, sementara Vidio dapat memperkaya katalog konten olahraga internasional yang tersedia di platform mereka.
Informasi Penjualan Tiket dan Pay-Per-View
BYON membuka penjualan tiket presale pertama pada 14 Maret 2026. Panitia menyediakan beberapa kategori tiket untuk menyesuaikan kebutuhan penonton. Harga tiket kategori pertama mencapai RM140. Sementara itu, kategori kedua dijual dengan harga RM110 dan kategori ketiga tersedia dengan harga RM35.
Selain tiket langsung di arena, penggemar juga dapat membeli akses Pay-Per-View mulai 16 Maret 2026. Harga tayangan berbeda di setiap negara untuk menyesuaikan pasar regional.
Penonton di Indonesia dapat membeli akses dengan harga Rp59.000. Penonton di Malaysia membayar RM17, sedangkan penonton dari negara lain membayar sekitar USD6.
Dengan kombinasi event internasional, pertandingan berkualitas, dan distribusi digital global, BYON berupaya memperkuat posisinya sebagai salah satu promotor combat sports yang berkembang pesat di Asia Tenggara.