Banana Split D’Crepes kembali menjadi sorotan saat D’Crepes merayakan perjalanan selama tiga dekade di Indonesia. Menu legendaris yang sempat menghilang dari daftar sajian itu hadir lagi untuk menghidupkan kenangan para pelanggan yang tumbuh bersama merek tersebut. Melalui langkah ini, D’Crepes tidak hanya mengajak pelanggan mengenang masa lalu, tetapi juga memperkenalkan pengalaman klasik kepada generasi baru yang belum pernah mencicipinya.
Bagi banyak orang, makanan bukan sekadar soal rasa. Hidangan tertentu mampu membangkitkan memori tentang masa kecil, kebersamaan dengan keluarga, hingga momen santai bersama sahabat setelah pulang sekolah. Karena alasan itulah, menu yang sederhana sering kali memiliki nilai emosional yang jauh lebih besar dibandingkan sajian yang mewah.
Di tengah perkembangan tren kuliner yang terus berubah, D’Crepes memilih menghadirkan kembali salah satu menu ikoniknya sebagai bentuk apresiasi terhadap pelanggan setia. Langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kenangan dapat menjadi bagian penting dalam membangun hubungan jangka panjang antara sebuah merek dan konsumennya.
Banana Split D’Crepes Hadir Lagi Setelah Lama Menghilang
Kembalinya Banana Split menjadi salah satu pengumuman yang paling menarik perhatian dalam rangkaian perayaan tersebut. Selama beberapa tahun terakhir, pelanggan tidak lagi menemukan menu ini di berbagai gerai D’Crepes. Oleh karena itu, kehadirannya kembali langsung membangkitkan antusiasme, terutama dari mereka yang pernah menjadikannya sebagai menu favorit.
Banana Split D’Crepes menawarkan perpaduan crepes lembut dengan es krim, irisan pisang segar, saus cokelat, serta berbagai pelengkap yang menciptakan cita rasa manis dan menyegarkan. Kombinasi tersebut pernah menjadi salah satu pilihan favorit pelanggan ketika menikmati waktu santai di pusat perbelanjaan bersama keluarga maupun teman.
Selain menghadirkan cita rasa yang khas, menu ini juga menyimpan nilai sentimental bagi banyak pelanggan. Tidak sedikit orang yang mengaitkan Banana Split dengan berbagai momen berharga pada masa lalu. Karena itu, keputusan menghadirkannya kembali tidak sekadar menambah variasi menu, tetapi juga menghadirkan kembali pengalaman yang pernah membekas dalam ingatan pelanggan.
Di sisi lain, generasi yang belum pernah mencicipi Banana Split kini memperoleh kesempatan untuk mengenal salah satu menu klasik yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan D’Crepes di Indonesia.

Ilustrasi Crepes.
Tiga Dekade Perjalanan D’Crepes di Indonesia
Perayaan ulang tahun ke-30 juga menjadi kesempatan bagi D’Crepes untuk menengok kembali perjalanan panjangnya sejak berdiri pada 1996. Dalam kurun waktu tersebut, perusahaan berhasil berkembang dari sebuah gerai menjadi jaringan bisnis yang memiliki lebih dari 145 outlet yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan kemampuan D’Crepes dalam mengikuti perubahan pasar sekaligus mempertahankan ciri khas produknya. Meskipun tren kuliner terus berkembang, D’Crepes tetap mempertahankan identitas sebagai salah satu merek crepes yang dikenal luas oleh masyarakat Indonesia.
Selama bertahun-tahun, merek ini berhasil menjangkau berbagai generasi pelanggan. Banyak konsumen mengenal D’Crepes sejak usia sekolah, kemudian tetap menikmati produknya hingga dewasa. Kedekatan emosional inilah yang membuat perayaan ulang tahun ke-30 terasa semakin bermakna.
Karena memiliki hubungan yang kuat dengan pelanggannya, D’Crepes memilih menghadirkan kembali menu klasik sebagai simbol penghargaan terhadap perjalanan bersama selama puluhan tahun.
Logo Baru Tandai Awal Transformasi D’Crepes
Selain menghidupkan kembali Banana Split D’Crepes, perusahaan juga memperkenalkan logo baru sebagai bagian dari transformasi identitas merek. Penyegaran visual tersebut menandai langkah baru setelah tiga dekade berkiprah di industri kuliner Indonesia.
Melalui perubahan logo, D’Crepes ingin memperlihatkan semangat baru tanpa meninggalkan karakter yang telah melekat selama bertahun-tahun. Identitas visual yang lebih segar di harapkan mampu menjaga relevansi merek di tengah perubahan selera konsumen dan perkembangan industri makanan.
Meski demikian, transformasi tersebut tidak mengubah nilai utama yang selama ini menjadi kekuatan D’Crepes. Perusahaan tetap mempertahankan komitmennya dalam menghadirkan produk yang akrab dengan pelanggan sekaligus menciptakan pengalaman yang menyenangkan saat menikmati setiap sajian.
Dengan menghadirkan kembali Banana Split serta memperkenalkan identitas baru, D’Crepes memadukan unsur nostalgia dan inovasi dalam satu momentum. Strategi tersebut memperlihatkan bahwa sebuah merek dapat terus berkembang tanpa melupakan sejarah yang membentuk kedekatannya dengan pelanggan selama bertahun-tahun.