Resep sambal Matah Tanpa Terasi bisa menjadi pilihan bagi pencinta kuliner Bali yang ingin menikmati sensasi segar, pedas, dan harum tanpa menggunakan bahan berbasis udang. Sambal khas Pulau Dewata ini tetap mampu menghadirkan karakter rasa yang kuat karena bawang merah dan serai menjadi dua komponen penting yang membangun aroma sekaligus kesegarannya.

Sambal matah selama ini terkenal sebagai salah satu pelengkap makanan khas Bali. Berbeda dari sambal yang melalui proses penghalusan atau pemasakan cukup lama, sambal matah mengandalkan bahan-bahan segar yang di iris tipis. Perpaduan tersebut menghasilkan tekstur renyah sekaligus aroma yang langsung terasa ketika di santap bersama berbagai hidangan.

Terasi memang sering menjadi salah satu unsur yang memperkuat cita rasa sambal matah. Namun, orang yang menjalani pola makan vegan dapat menghilangkan bahan tersebut tanpa kehilangan karakter utama sambal ini.

Executive Chef Novotel Bali Ngurah Rai Airport, Ni Gusti Ayu Putu Suandayani atau Chef Ayu, menjelaskan bahwa terasi menjadi salah satu ciri yang biasa digunakan dalam sambal matah. Meski demikian, ia tidak menyarankan penggunaan terasi untuk versi vegan.

Chef Ayu menyampaikan penjelasan tersebut setelah acara pengenalan “Longevity Everyday” di Novotel Bali Nusa Dua Hotel & Residences pada Jumat, 28 Agustus 2026.

Bawang Merah dan Serai Menjadi Kunci Kesegaran Sambal Matah

Menurut Chef Ayu, bawang merah dan serai memegang peranan penting dalam menghasilkan resep sambal matah tanpa terasi yang tetap menggugah selera. Kedua bahan tersebut memberikan aroma segar yang menjadi karakter utama sambal matah khas Bali.

Sementara itu, jumlah cabai dapat menyesuaikan selera masing-masing. Seseorang yang menyukai rasa sangat pedas dapat menambah jumlah cabai rawit. Sebaliknya, jumlah cabai bisa dikurangi apabila ingin mendapatkan tingkat kepedasan yang lebih ringan.

Dengan demikian, kekuatan sambal matah tidak hanya bergantung pada sensasi pedas. Kombinasi irisan bawang merah dan serai justru memberikan aroma khas yang membangkitkan selera.

Cara setiap orang membuat sambal matah juga dapat berbeda. Perbedaan tersebut biasanya muncul pada jumlah bahan maupun teknik pengolahannya. Meski begitu, penggunaan bahan segar dan teknik pemotongan yang tepat tetap berperan penting dalam menghasilkan sambal matah dengan tekstur serta aroma optimal.

Resep kali ini berasal dari kreasi tim kuliner tiga Novotel Hotels di Bali. Tim tersebut menghadirkan sambal matah sebagai bagian dari rangkaian menu berbasis nabati atau plant-forward melalui kampanye visi terbaru Novotel Hotels bertajuk “Longevity Everyday”.

resep sambal matah tanpa terasi

Sambal matah khas Bali dalam acara pengenalan menu Longevity Everyday di Novotel Bali Nusa Dua Hotel & Residences, Jumat (28/8/2026).

Bahan Sambal Matah Tanpa Terasi

Untuk membuat sambal matah khas Bali versi tanpa terasi, siapkan bahan-bahan berikut:

  • 200 gram bawang merah, iris sangat tipis
  • 3 batang serai, ambil bagian putih kemudian iris sangat tipis
  • 10 cabai rawit, iris tipis dan sesuaikan jumlahnya dengan tingkat kepedasan yang diinginkan
  • 5 lembar daun jeruk purut, iris halus
  • 60 ml minyak kelapa
  • 1½ sendok makan air jeruk nipis
  • Garam secukupnya

Pemilihan bahan segar akan membantu menghasilkan aroma yang lebih kuat. Irisan tipis juga membuat bawang merah, serai, cabai, dan daun jeruk lebih mudah berpadu saat terkena minyak kelapa panas.

Cara Membuat Sambal Matah Tanpa Terasi

Pertama, masukkan bawang merah yang sudah diiris tipis ke dalam mangkuk. Tambahkan irisan serai, cabai rawit, dan daun jeruk purut. Campurkan seluruh bahan tersebut secara merata.

Selanjutnya, panaskan 60 ml minyak kelapa hingga mulai mengeluarkan sedikit asap. Setelah minyak mencapai suhu yang cukup panas, langsung tuangkan minyak ke atas campuran bahan mentah.

Minyak panas akan menghasilkan suara mendesis ketika menyentuh bawang merah, serai, cabai, dan daun jeruk. Proses tersebut membantu mengeluarkan aroma dari setiap bahan tanpa perlu memasaknya dalam waktu lama.

Setelah itu, tambahkan 1½ sendok makan air jeruk nipis. Masukkan garam secukupnya kemudian aduk seluruh bahan hingga tercampur rata.

Sajikan sambal matah segera setelah selesai membuatnya agar aroma dan kesegarannya tetap terasa maksimal. Sambal ini dapat menjadi pelengkap berbagai hidangan sekaligus menambah sensasi pedas, segar, dan harum pada makanan.

Sambal Matah Tetap Nikmat Meski Tanpa Terasi

Menghilangkan terasi tidak berarti menghilangkan seluruh karakter sambal matah. Resep sambal matah tanpa terasi tetap mengandalkan perpaduan bahan segar yang menjadi kekuatan utama sajian khas Bali tersebut.

Bawang merah menghadirkan rasa sekaligus tekstur segar, sementara serai memberikan aroma yang khas. Daun jeruk memperkaya wangi, cabai rawit menyumbangkan rasa pedas, dan air jeruk nipis memberikan sentuhan asam yang menyegarkan.

Minyak kelapa panas kemudian menyatukan seluruh komponen tersebut sekaligus membantu mengeluarkan aromanya. Hasil akhirnya berupa sambal matah yang sederhana tetapi memiliki lapisan rasa dan aroma yang kuat.

Resep ini juga menunjukkan bahwa orang yang menghindari terasi tetap dapat menikmati sambal matah khas Bali. Dengan menjaga komposisi bahan utama serta mengikuti proses pembuatan yang tepat, sambal matah tetap mampu memberikan sensasi segar, harum, pedas, dan menggugah selera.