Geely – Perkembangan industri kendaraan listrik terus menghadirkan inovasi baru yang berfokus pada peningkatan efisiensi, pengurangan bobot, serta optimalisasi performa. Salah satu terobosan terbaru datang dari Geely yang memperkenalkan sistem penggerak listrik generasi baru bernama Thunder 16-in-1 Intelligent Electric Drive. Teknologi ini di kembangkan sebagai solusi untuk menyederhanakan berbagai komponen kendaraan listrik ke dalam satu sistem yang lebih ringkas tanpa mengurangi performa.

Melalui inovasi tersebut, Geely mengklaim berhasil menghadirkan sistem penggerak listrik pertama di dunia yang mengintegrasikan 16 fungsi berbeda dalam satu unit. Pendekatan ini di yakini mampu meningkatkan efisiensi kendaraan, mengurangi kompleksitas produksi, sekaligus memberikan ruang lebih luas pada desain kendaraan listrik masa depan.

Thunder 16-in-1 Hadir dengan Integrasi 16 Fungsi dalam Satu Sistem

Thunder 16-in-1 Intelligent Electric Drive merupakan teknologi yang di kembangkan oleh InfiMotion, perusahaan yang berada di bawah naungan Geely Holding Group. Sistem ini di rancang dengan konsep integrasi tinggi, menggabungkan berbagai komponen penting yang sebelumnya di pasang secara terpisah menjadi satu kesatuan.

Geely menyebut sistem ini mampu mencapai efisiensi keseluruhan hingga 93,8 persen, angka yang di klaim menjadi salah satu tingkat efisiensi tertinggi untuk sistem penggerak kendaraan listrik produksi massal saat ini.

Konsep integrasi tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan efisiensi energi, tetapi juga menyederhanakan konstruksi kendaraan sehingga proses produksi menjadi lebih praktis dan biaya pengembangan dapat di tekan.

Menggabungkan Berbagai Komponen Penting Kendaraan Listrik

Salah satu keunggulan utama Thunder 16-in-1 adalah kemampuannya mengintegrasikan 12 komponen perangkat keras dalam satu sistem.

Komponen tersebut meliputi motor listrik, pengendali motor (motor controller), reducer, DC/DC converter, On-Board Charger (OBC), Power Distribution Unit (PDU), Battery Management System (BMS), Vehicle Control Unit (VCU), Thermal Management System (TMS), active pre-charge control, power domain gateway, serta berbagai modul pendukung lainnya.

Tidak hanya pada sisi perangkat keras, Geely juga menambahkan empat fungsi perangkat lunak yang mencakup sistem manajemen energi pintar, pengelolaan proses pengisian daya, kontrol gerak kendaraan secara cerdas, serta pemantauan kesehatan kendaraan secara real-time.

Dengan integrasi tersebut, perusahaan menyatakan berhasil menghilangkan lebih dari 180 komponen yang sebelumnya di gunakan secara terpisah. Hasilnya adalah sistem yang lebih sederhana, lebih ringkas, dan memiliki tingkat keandalan yang lebih tinggi.

Bobot Lebih Ringan dan Desain Lebih Efisien

Selain mengintegrasikan berbagai komponen, Geely juga melakukan inovasi pada material yang di gunakan. Thunder 16-in-1 memanfaatkan rumah berbahan magnesium alloy sehingga bobot keseluruhan sistem hanya sekitar 75 kilogram.

Penggunaan material ringan tersebut membuat sistem ini sekitar 15 persen lebih ringan. Di bandingkan sistem penggerak listrik konvensional.

Efisiensi desain juga terlihat dari berkurangnya kebutuhan kabel kendaraan. Sistem baru ini mampu memangkas penggunaan kabel tegangan tinggi hingga 30 persen, sementara kabel tegangan rendah berkurang sekitar 15 persen.

Desain yang lebih kompak turut memberikan keuntungan tambahan berupa ruang bagasi sekitar 28 liter lebih besar. Tambahan ruang tersebut meningkatkan fleksibilitas kendaraan tanpa harus memperbesar dimensi bodi.

Geely Thunder 16-in-1 Intelligent Electric Drive, sistem penggerak listrik terintegrasi dengan teknologi AI dan efisiensi tinggi untuk mobil listrik.

Thunder Dengan Sistem 6-in-1.

Mengusung Arsitektur 800 Volt dan Teknologi One-Chip

Thunder 16-in-1 di bangun menggunakan platform 800 volt, teknologi yang kini mulai banyak di gunakan pada kendaraan listrik generasi terbaru karena mendukung proses pengisian daya lebih cepat dan efisiensi yang lebih baik.

Geely juga melengkapi sistem ini dengan teknologi One-Chip yang berfungsi mengintegrasikan proses pengendalian kendaraan ke dalam satu pusat komputasi.

Teknologi tersebut di klaim mampu memangkas waktu respons sistem dari sekitar 40 milidetik menjadi hanya 2 milidetik. Dengan demikian, respons kendaraan terhadap perintah pengemudi menjadi jauh lebih cepat dan presisi, baik saat berakselerasi maupun ketika melakukan berbagai manuver.

Efisiensi Energi Semakin Optimal

Dalam serangkaian pengujian yang dilakukan di sekitar Danau Qinghai, kendaraan yang menggunakan Thunder 16-in-1 mencatat konsumsi energi sekitar 8,2 kWh per 100 kilometer.

Sementara berdasarkan standar pengujian China Light-Duty Vehicle Test Cycle (CLTC), konsumsi energi sistem ini mulai dari 10,7 kWh per 100 kilometer. Menunjukkan tingkat efisiensi yang kompetitif untuk kendaraan listrik modern.

Efisiensi tersebut di harapkan mampu meningkatkan jarak tempuh kendaraan sekaligus menekan konsumsi energi dalam penggunaan sehari-hari.

Algoritma AI Membantu Performa di Cuaca Dingin

Selain mengandalkan desain mekanis yang lebih efisien, Geely juga membekali Thunder 16-in-1 dengan algoritma berbasis Artificial Intelligence (AI).

Teknologi kecerdasan buatan ini berfungsi mengoptimalkan distribusi energi ketika kendaraan beroperasi pada berbagai kondisi lingkungan, termasuk suhu ekstrem.

Pada temperatur sekitar -18 derajat Celsius, sistem mampu menyimpan energi panas hingga setara sekitar 7 kWh. Kondisi tersebut memungkinkan kebutuhan energi untuk pemanas kabin berkurang lebih dari 40 persen. Sehingga energi baterai dapat di manfaatkan lebih efektif untuk menunjang jarak tempuh kendaraan.

Kemampuan ini menjadi salah satu keunggulan penting bagi pengguna kendaraan listrik di wilayah yang memiliki musim dingin dengan suhu rendah.

Akan Debut Perdana pada Geely Galaxy TT

Thunder 16-in-1 Intelligent Electric Drive di jadwalkan pertama kali di gunakan pada Geely Galaxy TT. Sedan listrik terbaru yang di perkenalkan Geely pada tahun ini.

Mobil tersebut akan tersedia dalam dua pilihan sistem penggerak. Varian Rear-Wheel Drive (RWD) di bekali motor listrik berkekuatan 245 kW atau sekitar 329 tenaga kuda. Sedangkan versi All-Wheel Drive (AWD) menghasilkan tenaga gabungan mencapai 425 kW atau sekitar 570 tenaga kuda.

Untuk performa, Geely mengklaim varian AWD mampu melesat dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu sekitar 3,8 detik. Menjadikannya salah satu sedan listrik berperforma tinggi di kelasnya.

Di sektor penyimpanan energi, Galaxy TT di tawarkan dalam tiga pilihan baterai berkapasitas 52,4 kWh, 63,8 kWh, dan 75,2 kWh. Bergantung pada konfigurasi yang di pilih, sedan listrik ini di klaim memiliki jarak tempuh hingga 540 kilometer, 640 kilometer, 650 kilometer, bahkan mencapai 725 kilometer berdasarkan standar pengujian CLTC.

Dengan hadirnya Thunder 16-in-1 Intelligent Electric Drive, Geely menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi yang tidak hanya meningkatkan performa kendaraan listrik. Tetapi juga menyederhanakan desain, meningkatkan efisiensi energi, serta memberikan pengalaman berkendara yang lebih optimal bagi pengguna di masa depan.