Liverpool Vs Ipswich Town akan menjadi pertandingan yang menuntut kecermatan Andoni Iraola dalam menyusun komposisi tim. The Reds datang ke Portman Road dengan masalah cukup serius di sektor pertahanan setelah beberapa pemain harus menepi akibat cedera. Dalam kondisi tersebut, kemampuan Dominik Szoboszlai menjalankan lebih dari satu peran menjadi aset penting bagi Liverpool.
Pertandingan pekan ketiga Liga Inggris itu berlangsung di Stadion Portman Road pada Jumat (4/9/2026) waktu setempat atau Sabtu (5/9/2026) pukul 02.00 WIB. Liverpool membutuhkan hasil positif, tetapi Iraola harus bekerja dengan pilihan pemain belakang yang lebih terbatas dibandingkan kondisi ideal.
Alih-alih hanya mengandalkan pergantian pemain, pelatih asal Spanyol itu memiliki opsi lain. Ia bisa mengubah posisi beberapa pemain selama pertandingan berlangsung, terutama mereka yang sudah terbiasa menjalankan tugas berbeda.
Cedera Membatasi Pilihan Iraola di Lini Belakang
Masalah utama Liverpool menjelang kunjungan ke markas Ipswich berasal dari lini pertahanan. Conor Bradley, Giovani Leoni, dan Joe Gomez belum tersedia untuk pertandingan ini.
Bradley biasa beroperasi sebagai bek kanan, sedangkan Leoni dan Gomez memberi kedalaman di jantung pertahanan. Absennya tiga pemain tersebut otomatis mengurangi pilihan Iraola dalam menyusun empat pemain belakang.
Bradley dan Leoni diperkirakan memiliki peluang kembali bermain pada September 2026. Namun, Liverpool masih menunggu kepastian terkait kondisi Gomez karena waktu kembalinya belum diketahui.
Situasi itu membuat Iraola perlu memaksimalkan pemain yang tetap berada dalam kondisi siap tampil. Ia tidak hanya membutuhkan kualitas individu, tetapi juga pemain yang mampu menyesuaikan diri dengan perubahan strategi.
Szoboszlai Menjadi Salah Satu Pemain Paling Fleksibel
Dominik Szoboszlai termasuk pemain yang memberi Iraola banyak kemungkinan. Gelandang asal Hongaria tersebut tidak hanya terbiasa beroperasi di tengah lapangan. Ia juga pernah menjalankan tugas di sisi kanan, termasuk sebagai bek kanan.
Bagi Liverpool, kemampuan tersebut sangat berguna ketika jumlah pemain bertahan berkurang. Iraola dapat tetap menempatkan Szoboszlai di lini tengah sejak awal, kemudian mengubah perannya jika situasi pertandingan membutuhkan struktur berbeda.
Iraola menekankan bahwa kepentingan tim harus menjadi prioritas ketika Liverpool menghadapi masalah cedera. Menurutnya, seorang pemain perlu siap menjalankan peran lain apabila kondisi pertandingan mengharuskan perubahan posisi.
Szoboszlai memiliki pandangan serupa. Ia memang merasa paling nyaman ketika bermain sebagai gelandang. Meski begitu, ia tetap siap mengikuti instruksi pelatih apabila harus turun sebagai bek kanan.
Pengalaman musim sebelumnya juga membuat proses adaptasi menjadi lebih mudah. Szoboszlai sudah beberapa kali mengisi posisi yang berbeda, sehingga perubahan tugas bukan sesuatu yang sepenuhnya baru baginya.
Frimpong Berpeluang Mengisi Sisi Kanan Pertahanan
Walaupun Szoboszlai bisa menjadi alternatif di posisi bek kanan, Iraola diperkirakan belum perlu menggunakan opsi tersebut sejak menit pertama.
Jeremie Frimpong menjadi kandidat utama untuk mengawal sisi kanan pertahanan Liverpool. Dengan Frimpong di posisi tersebut, Szoboszlai dapat mempertahankan perannya di lini tengah bersama Alexis Mac Allister.
Liverpool kemungkinan memasang Jérémy Jacquet dan Virgil van Dijk sebagai duet bek tengah. Milos Kerkez kemudian mengisi sektor kiri, sementara Alisson Becker tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar.
Susunan seperti ini memberi Liverpool keseimbangan yang lebih baik. Iraola tetap memiliki pemain natural di sektor pertahanan sekaligus mempertahankan energi dan kreativitas Szoboszlai di tengah lapangan.
Keuntungan lainnya muncul ketika Liverpool perlu mengubah pola permainan. Iraola dapat memindahkan Szoboszlai tanpa melakukan pergantian pemain, lalu menggeser pemain lain untuk menyesuaikan bentuk tim.

Alexander Isak merayakan gol dalam pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Liverpool vs Nottingham Forest di Anfield di Liverpool, barat laut Inggris pada 29 Agustus 2026.
Liverpool Punya Banyak Pilihan untuk Menyerang
Selain menghadapi persoalan di lini belakang, Liverpool tetap memiliki komposisi menyerang yang cukup menjanjikan.
Florian Wirtz berpeluang memainkan peran penting sebagai penghubung antara lini tengah dan lini depan. Kreativitasnya dapat membantu Liverpool membuka pertahanan Ipswich melalui umpan pendek, pergerakan antarlini, maupun kombinasi di area sepertiga akhir.
Di sisi sayap, Cody Gakpo dan Víctor Muñoz diperkirakan menjadi pilihan Iraola. Kedua pemain tersebut akan mendukung Alexander Isak yang kemungkinan besar bertugas sebagai penyerang utama.
Isak memiliki tanggung jawab besar untuk menyelesaikan peluang yang tercipta. Liverpool membutuhkan ketajamannya agar dominasi penguasaan bola dapat menghasilkan gol.
Dengan Mac Allister dan Szoboszlai di belakang Wirtz, Liverpool memiliki cukup banyak pemain yang mampu mengontrol tempo sekaligus mengalirkan bola ke depan.
Ipswich Siap Menguji Pertahanan The Reds
Ipswich tentu memiliki peluang memanfaatkan absennya beberapa pemain bertahan Liverpool. Gary O’Neill diperkirakan tidak melakukan banyak perubahan dari komposisi yang ia gunakan ketika timnya menghadapi Manchester United pada pekan kedua.
Leif Davis dan Chuba Akpom menjadi dua nama yang layak mendapat perhatian. Keduanya sebelumnya mampu memberi kontribusi penting saat Ipswich bertemu Man United.
Ancaman tuan rumah juga tidak berhenti pada dua pemain tersebut. Abdul Fatawu memiliki kecepatan dari sisi lapangan, sedangkan Julio Enciso dapat menciptakan peluang dari area di belakang penyerang.
Daizen Maeda juga berpotensi memberi tekanan melalui pergerakan tanpa bola. Kombinasi pemain-pemain tersebut dapat memaksa pertahanan Liverpool bekerja keras sepanjang pertandingan.
Karena itu, Iraola tidak hanya perlu memikirkan cara menyerang. Ia juga harus menjaga jarak antarlini agar Ipswich tidak mudah memanfaatkan ruang ketika Liverpool kehilangan bola.
Perkiraan Formasi Ipswich dan Liverpool
Gary O’Neill kemungkinan menggunakan pola 4-2-3-1. Kjell Scherpen berpeluang menjaga gawang Ipswich. Dara O’Shea, Issa Diop, Jacob Greaves, dan Leif Davis mengisi empat posisi di belakang.
Marcelino Núñez dan Sasa Lukic dapat membentuk duet di lini tengah. Sementara itu, Abdul Fatawu, Julio Enciso, dan Daizen Maeda bermain di belakang Chuba Akpom.
Liverpool juga berpotensi memakai pola dasar 4-2-3-1. Alisson Becker berada di bawah mistar dengan Jeremie Frimpong, Jérémy Jacquet, Virgil van Dijk, dan Milos Kerkez di depannya.
Alexis Mac Allister dan Dominik Szoboszlai mengisi lini tengah. Cody Gakpo, Florian Wirtz, serta Víctor Muñoz kemudian menopang Alexander Isak sebagai ujung tombak.
Duel Liverpool vs Ipswich Town pada akhirnya akan menguji fleksibilitas strategi Iraola. Cedera memang mempersempit pilihan Liverpool di lini pertahanan, tetapi kemampuan sejumlah pemain menjalankan lebih dari satu tugas memberi pelatih ruang untuk melakukan penyesuaian.
Szoboszlai menjadi salah satu figur penting dalam skenario tersebut. Liverpool dapat mempertahankannya sebagai gelandang sekaligus menjadikannya solusi tambahan apabila perubahan posisi diperlukan selama pertandingan.