Timnas Prancis – kembali membuktikan kualitasnya sebagai salah satu favorit juara Piala Dunia 2026 setelah berhasil mengamankan tiket ke babak perempat final. Les Bleus meraih kemenangan tipis 1-0 atas Paraguay dalam laga babak 32 besar yang berlangsung dengan tensi tinggi dan penuh duel fisik.

Meski hanya menang dengan selisih satu gol, hasil tersebut menunjukkan kematangan permainan skuad asuhan Didier Deschamps. Mereka mampu tetap tenang menghadapi tekanan sepanjang pertandingan dan memanfaatkan peluang emas untuk memastikan kemenangan.

Prancis Hadapi Perlawanan Ketat dari Paraguay

Sejak peluit awal di bunyikan, pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi. Paraguay memilih bermain agresif untuk menghambat aliran bola Prancis yang selama ini di kenal memiliki permainan cepat dan efektif.

Strategi tersebut membuat para pemain Prancis kesulitan mengembangkan permainan. Berbagai duel keras terjadi di hampir seluruh area lapangan sehingga pertandingan lebih banyak di warnai kontak fisik di bandingkan kombinasi serangan yang mengalir.

Kepercayaan diri Paraguay memang sedang meningkat setelah sebelumnya secara mengejutkan menyingkirkan Jerman melalui drama adu penalti. Berbekal hasil tersebut, wakil Amerika Selatan itu tampil tanpa rasa gentar menghadapi salah satu tim unggulan turnamen.

Meski demikian, pengalaman dan kualitas individu para pemain Prancis menjadi faktor penting yang membuat mereka mampu tetap mengendalikan situasi. Les Bleus tidak terpancing emosi meski beberapa kali mendapat perlakuan keras dari lawan.

Keputusan Wasit Tuai Perdebatan

Salah satu sorotan utama dalam pertandingan ini adalah kepemimpinan wasit Ilgiz Tantashev yang di nilai memunculkan sejumlah kontroversi.

Beberapa pelanggaran keras pemain Paraguay di anggap luput dari hukuman. Andres Cubas, misalnya, tidak menerima kartu kuning setelah melakukan pelanggaran terhadap Adrien Rabiot. Situasi serupa juga terjadi ketika Juan Jose Caceres melakukan pelanggaran kepada Kylian Mbappe tanpa mendapatkan sanksi.

Pada babak kedua, Gabriel Avalos juga menjadi perhatian setelah terlihat menyikut Dayot Upamecano saat Paraguay berusaha meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan. Insiden tersebut kembali memicu protes dari kubu Prancis.

Di sisi lain, justru tiga pemain Les Bleus, yakni Manu Kone, Bradley Barcola, dan Michael Olise, harus menerima kartu kuning sepanjang pertandingan.

Fakta bahwa tidak ada satu pun pemain Paraguay yang memperoleh kartu membuat keputusan wasit menjadi bahan perbincangan seusai laga.

Mantan bek Timnas Inggris, Micah Richards, mengkritik keras jalannya pertandingan. Menurutnya, Paraguay sebenarnya memiliki organisasi pertahanan yang sangat baik sehingga tidak perlu mengandalkan permainan yang di anggap berlebihan dalam aspek fisik.

Kylian Mbappe merayakan gol penalti saat membawa Prancis menang 1-0 atas Paraguay dan lolos ke perempat final Piala Dunia 2026.

Pemain Praguay Junior Alonso berebut bola dengan pemain Prancis Rayan Cherki saat pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia di Philadelphia, Sabtu (04/07/2026).

Penalti Jadi Penentu Kemenangan Les Bleus

Gol semata wayang dalam pertandingan tercipta sekitar 20 menit sebelum waktu normal berakhir.

Insiden bermula ketika Diego Gomez melakukan pelanggaran terhadap Desire Doue di dalam kotak penalti. Wasit sempat membiarkan permainan berjalan sebelum akhirnya mendapat rekomendasi untuk meninjau ulang kejadian tersebut melalui Video Assistant Referee (VAR).

Setelah melihat tayangan ulang di monitor pinggir lapangan, wasit memutuskan memberikan hadiah penalti kepada Prancis.

Keputusan tersebut memicu protes keras dari para pemain Paraguay. Beberapa pemain mendatangi wasit untuk menyampaikan keberatan, sementara upaya memperlambat jalannya eksekusi juga sempat terjadi.

Bahkan, Gustavo Velazquez terlihat mencoba mengganggu kondisi titik penalti sebelum tendangan dilakukan. Meski demikian, tindakan tersebut tidak memengaruhi konsentrasi para pemain Prancis.

Kylian Mbappe Tuntaskan Tugas dengan Sempurna

Sebagai algojo, Kylian Mbappe tampil tenang menghadapi tekanan yang muncul sebelum eksekusi penalti.

Penyerang andalan Prancis itu berhasil mengirim bola ke gawang Paraguay dan membawa Les Bleus unggul 1-0. Gol tersebut sekaligus menjadi satu-satunya gol yang tercipta hingga pertandingan berakhir.

Tambahan gol itu juga memiliki arti penting bagi Mbappe secara individu. Ia kini telah mengoleksi tujuh gol sepanjang Piala Dunia 2026, membuatnya sejajar dengan Lionel Messi dalam daftar pencetak gol terbanyak sementara turnamen.

Kontribusi tersebut kembali menegaskan peran vital Mbappe sebagai ujung tombak serangan Prancis sekaligus pemain yang mampu tampil menentukan pada laga-laga krusial.

Prancis Tantang Maroko di Babak Perempat Final

Keberhasilan menyingkirkan Paraguay membawa Prancis melangkah ke babak perempat final. Tantangan berikutnya sudah menanti, yakni menghadapi Maroko yang juga berhasil mengamankan tempat di delapan besar.

Laga tersebut di perkirakan berlangsung lebih kompetitif mengingat kedua tim sama-sama memiliki organisasi permainan yang solid dan kualitas pemain yang mampu mengubah jalannya pertandingan.

Meski harus melewati pertandingan yang penuh tekanan saat menghadapi Paraguay, kemenangan ini menjadi bukti bahwa Prancis memiliki mental juara dan mampu beradaptasi dengan berbagai gaya permainan lawan.

Sementara itu, Paraguay harus mengakhiri perjuangannya di Piala Dunia 2026. Meski gagal melangkah lebih jauh, penampilan mereka tetap mendapat apresiasi setelah mampu memberikan perlawanan sengit kepada salah satu kandidat kuat peraih gelar juara dunia.