Pembalap – Muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali menunjukkan kemampuannya di ajang Moto3 World Championship 2026. Rider yang membela Honda Team Asia tersebut berhasil mengamankan posisi start ke-13 untuk balapan Moto3 Grand Prix Italia yang berlangsung di Sirkuit Mugello, Florence, pada Minggu, 31 Mei 2026.
Hasil tersebut diperoleh setelah Veda tampil pada sesi kualifikasi kedua atau Q2 yang mempertemukan para pembalap tercepat sepanjang rangkaian sesi latihan. Meski belum berhasil menembus barisan depan, pencapaian ini tetap menjadi modal penting bagi pembalap asal Yogyakarta tersebut untuk bersaing di lintasan yang dikenal menuntut kecepatan dan konsistensi tinggi.
Mugello sendiri merupakan salah satu sirkuit paling ikonik dalam kalender MotoGP. Karakter trek yang memiliki lintasan panjang, tikungan cepat, serta perubahan elevasi menjadikan balapan di Italia selalu menghadirkan tantangan tersendiri bagi para pembalap muda.
Perjuangan Veda di Sesi Kualifikasi Q2
Veda Ega Pratama memastikan tiket menuju Q2 setelah tampil cukup kompetitif pada sesi latihan bebas yang berlangsung sehari sebelumnya. Ia berhasil mengakhiri sesi latihan di posisi sembilan besar, sebuah pencapaian yang membuka peluang untuk bertarung memperebutkan posisi start terbaik.
Memasuki sesi kualifikasi, Veda langsung berusaha mencatatkan waktu tercepat sejak awal. Namun, persaingan ketat di kelas Moto3 membuat setiap pembalap harus memaksimalkan setiap putaran yang tersedia.
Pada percobaan pertama, Veda belum mampu menembus sepuluh besar. Catatan waktunya menempatkannya di posisi ke-13 sementara. Meski demikian, ia tetap memiliki kesempatan untuk memperbaiki performa melalui rangkaian hot lap berikutnya.
Saat memasuki fase kedua sesi kualifikasi, Veda kembali memacu motornya untuk memperoleh waktu yang lebih baik. Ia berupaya memanfaatkan kondisi lintasan yang semakin ideal dan mencari slipstream dari pembalap lain guna meningkatkan kecepatan di lintasan lurus.
Usaha tersebut menghasilkan catatan waktu terbaik satu menit 55,548 detik. Meski mengalami peningkatan performa, waktu tersebut belum cukup untuk membawanya masuk ke jajaran 10 besar. Veda akhirnya mengakhiri sesi kualifikasi di posisi ke-13.
Posisi Start yang Tetap Menjanjikan
Meski memulai balapan dari baris tengah, peluang Veda untuk meraih hasil positif masih terbuka lebar. Karakteristik balapan Moto3 yang terkenal ketat sering kali menghasilkan perubahan posisi secara signifikan sepanjang perlombaan.
Dalam banyak kesempatan, pembalap yang memulai balapan dari luar 10 besar mampu menembus kelompok depan berkat strategi yang tepat dan kemampuan menjaga ritme balapan. Faktor slipstream serta persaingan rapat antarpembalap membuat hasil akhir sering kali sulit diprediksi.
Posisi ke-13 juga memberikan peluang bagi Veda untuk langsung bergabung dengan rombongan pembalap yang bersaing memperebutkan poin. Jika mampu melakukan start dengan baik dan menjaga konsistensi sepanjang balapan, bukan tidak mungkin pembalap Indonesia tersebut mampu memperbaiki posisinya secara signifikan.

Pembalap Moto3 Indonesia Veda Ega Pratama saat berada di podium grand prix Brasil, Minggu (22/3/2026).
Dominasi David Almansa di Kualifikasi
Sementara itu, pembalap asal Spanyol, David Almansa, berhasil menjadi yang tercepat pada sesi kualifikasi Moto3 Italia 2026. Ia mencatatkan waktu terbaik satu menit 54,862 detik dan mengamankan pole position untuk balapan utama.
Di belakang Almansa, pembalap Malaysia Hakim Danish menempati posisi kedua dengan selisih waktu yang sangat tipis. Sementara posisi ketiga menjadi milik Joel Kelso yang juga menunjukkan performa impresif sepanjang akhir pekan.
Persaingan di papan atas berlangsung sangat ketat. Selisih waktu antarpembalap hanya berada dalam hitungan sepersekian detik. Kondisi tersebut menunjukkan tingginya tingkat kompetisi di kelas Moto3 musim ini.
Berikut lima besar hasil kualifikasi Moto3 Italia 2026:
- David Almansa – 1:54,862
- Hakim Danish – 1:54,880
- Joel Kelso – 1:54,987
- Brian Uriarte – 1:55,092
- Jesus Rios – 1:55,173
Sementara Veda Ega Pratama menempati posisi ke-13 dengan catatan waktu 1:55,548.
Harapan Indonesia di Kancah Balap Dunia
Kehadiran Veda Ega Pratama di ajang Moto3 menjadi sumber kebanggaan bagi dunia otomotif Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, namanya terus menunjukkan perkembangan yang positif melalui berbagai kompetisi internasional.
Sebagai salah satu talenta muda terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini, Veda membawa harapan besar untuk mengangkat prestasi Merah Putih di panggung balap motor dunia. Setiap pengalaman yang ia dapatkan di Moto3 menjadi modal berharga dalam perjalanan kariernya menuju level yang lebih tinggi.
Persaingan yang ketat di kejuaraan dunia memberikan kesempatan bagi Veda untuk terus mengasah kemampuan teknis, mental, dan strategi balapan. Dengan usia yang masih muda, peluangnya untuk berkembang masih sangat terbuka.
Peluang Raih Poin di Balapan Utama
Balapan Moto3 Italia di perkirakan berlangsung sengit sejak lap pertama. Posisi start ke-13 membuat Veda perlu tampil agresif namun tetap cerdas dalam mengambil keputusan di lintasan.
Jika mampu memanfaatkan momen pada tikungan-tikungan awal dan menjaga kecepatan di sektor lurus Mugello, peluang untuk masuk zona poin sangat realistis. Selain itu, faktor cuaca dan strategi tim juga berpotensi memengaruhi jalannya perlombaan.
Para penggemar balap motor Indonesia tentu berharap Veda dapat tampil maksimal dan membawa pulang hasil positif dari seri Italia. Dengan semangat juang yang telah ditunjukkannya sepanjang musim, pembalap muda asal Yogyakarta tersebut memiliki kesempatan untuk kembali membuktikan kualitasnya di level dunia.