Banana Milk Korea Selatan semakin mencuri perhatian wisatawan asing yang berkunjung ke Negeri Ginseng. Susu bercita rasa pisang tersebut tidak hanya laris di kawasan wisata Seoul, tetapi juga mencatat penjualan tinggi di berbagai minimarket yang beroperasi di Bandara Internasional Incheon. Tren racikan minuman yang beredar melalui media sosial turut memperluas popularitasnya di kalangan turis.
Lonjakan permintaan terlihat dari penjualan produk banana milk Binggrae di gerai CU Bandara Internasional Incheon. Mengutip laporan The Korea Herald, penjualan produk tersebut meningkat 43,1 persen selama periode Januari hingga 17 Agustus 2026.
Fenomena ini menunjukkan perubahan pola belanja di industri minimarket Korea Selatan. Wisatawan mancanegara kini menjadi kelompok konsumen yang semakin penting bagi pelaku bisnis ritel.
Seorang pejabat industri di Korea Selatan bahkan menyebut persaingan ant minimarket kini tidak lagi hanya berfokus pada jumlah gerai. Para pelaku industri juga berlomba menarik lebih banyak pengeluaran dari pelanggan asing.
Banana Milk Bersaing dengan Produk Favorit Wisatawan
Data penjualan CU memperlihatkan kuatnya daya tarik banana milk di kalangan pengunjung internasional. Pada sembilan gerai CU yang berada di sekitar area kedatangan Bandara Internasional Incheon, susu rasa pisang menempati posisi kedua sebagai produk dengan penjualan tertinggi.
Tmoney Travel Card berada di posisi pertama. Kartu tersebut menawarkan fungsi transportasi yang praktis bagi wisatawan selama berada di Korea Selatan.
Menariknya, banana milk mampu mengungguli sejumlah barang yang umumnya banyak dicari pelancong. Produk tersebut mencatat penjualan lebih tinggi daripada air minum kemasan hingga adaptor listrik untuk penggunaan selama berada di Korea Selatan.
Banana milk juga melampaui popularitas Dubai-style chewy cookies. Kudapan tersebut berbentuk bola bertekstur kenyal dengan lapisan bubuk cokelat. Bagian dalamnya menghadirkan perpaduan pistachio dan kataifi renyah yang mengikuti tren Dubai chocolate.
Sementara itu, situasi di area keberangkatan memperlihatkan pencapaian yang lebih kuat. Banana milk menduduki peringkat pertama produk terlaris pada 10 gerai CU yang beroperasi di sekitar area keberangkatan Bandara Incheon.
GS25 Tingkatkan Persediaan Susu Rasa Pisang
Lonjakan minat wisatawan juga mendorong jaringan minimarket GS25 meningkatkan stok banana milk. Perusahaan tersebut menambah persediaan produk itu hingga lebih dari lima kali lipat untuk memenuhi permintaan di gerai Bandara Incheon.
Salah satu dari empat gerai GS25 di bandara bahkan mampu menjual rata-rata sekitar 1.200 botol setiap hari. Besarnya permintaan juga terlihat dari pola pembelian sejumlah wisatawan asal China.
Beberapa turis membeli lebih dari 30 botol sekaligus. Mereka menggunakan tas pendingin atau insulated bag untuk membawa susu tersebut.
Kebiasaan itu memperlihatkan bahwa banana milk bukan sekadar minuman pelepas dahaga setelah perjalanan. Produk tersebut turut berkembang menjadi salah satu barang yang menarik perhatian wisatawan ketika mengunjungi Korea Selatan.

Banana milk semakin populer di kalangan turis asing di Korea Selatan, bahkan menjadi produk terlaris di sejumlah gerai minimarket Bandara Incheon.
Tren Banana Milk Latte Ramai di Media Sosial
Media sosial ikut memainkan peran penting dalam memperkenalkan cara baru menikmati susu rasa pisang. Berbagai video menunjukkan wisatawan membuat banana milk latte tidak lama setelah mereka tiba di Korea Selatan.
Racikannya cukup sederhana. Wisatawan mencampurkan banana milk dengan kopi Americano dan es batu. Kombinasi rasa kopi dan pisang tersebut kemudian menyebar melalui konten media sosial sehingga semakin banyak pelancong tertarik mencobanya.
Popularitas racikan ini memberikan efek langsung terhadap strategi penjualan sejumlah minimarket. Gerai yang sering menerima kunjungan wisatawan asing mulai menyediakan etalase khusus untuk banana milk.
Pengelola gerai juga menambahkan informasi dalam beberapa bahasa agar wisatawan lebih mudah memahami produk. Selain itu, mereka mencantumkan resep racikan kopi yang tengah populer di media sosial.
Langkah tersebut memperlihatkan hubungan kuat antara tren digital dan kebiasaan belanja wisatawan. Konten yang viral dapat memperkenalkan cara konsumsi baru sekaligus meningkatkan minat terhadap produk yang sebelumnya sudah populer di pasar domestik.
Popularitas Meluas ke Kawasan Wisata Seoul
Kesuksesan banana milk Korea Selatan tidak hanya terlihat di Bandara Internasional Incheon. Produk ini juga mencatat penjualan tinggi di beberapa kawasan yang menjadi tujuan utama wisatawan di Seoul.
Banana milk masuk dalam dua besar produk terlaris di Myeong-dong, Hongdae, dan Seongsu. Ketiga kawasan tersebut menjadi destinasi populer bagi wisatawan karena menawarkan berbagai pilihan belanja, kuliner, hiburan, dan aktivitas urban.
Pencapaian tersebut berlangsung bersamaan dengan meningkatnya aktivitas belanja wisatawan asing di minimarket Korea Selatan.
Pada kuartal II 2026, CU mencatat pertumbuhan penjualan kepada konsumen asing sebesar 60,1 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. GS25 bahkan membukukan kenaikan lebih tinggi, yakni 67,2 persen secara tahunan.
Kunjungan Wisatawan Asing Ikut Bertambah
Pertumbuhan konsumsi tersebut berjalan seiring dengan bertambahnya jumlah wisatawan internasional yang datang ke Korea Selatan.
Sepanjang enam bulan pertama 2026, Korea Selatan menerima sekitar 10,71 juta wisatawan asing. Angka tersebut meningkat 21,3 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Peningkatan jumlah pengunjung membuka peluang lebih besar bagi produk lokal untuk memperoleh perhatian konsumen internasional. Banana milk menjadi salah satu contoh produk yang berhasil memanfaatkan momentum tersebut.
Kombinasi antara cita rasa khas, ketersediaan produk di lokasi strategis, tingginya kunjungan wisatawan, dan tren banana milk latte di media sosial membuat susu rasa pisang semakin menonjol. Produk ini bahkan mampu bersaing dengan berbagai barang praktis yang biasanya menjadi kebutuhan utama pelancong.
Fenomena tersebut sekaligus menunjukkan bagaimana media sosial dapat mengubah sebuah minuman sederhana menjadi bagian dari pengalaman wisata. Bagi sebagian turis asing, mencoba banana milk kini tidak sekadar membeli minuman di minimarket, tetapi juga menjadi salah satu aktivitas yang melengkapi perjalanan mereka selama berada di Korea Selatan.