Mitsubishi Pajero Terbaru Vs Toyota Fortuner menghadirkan perbandingan menarik di kelas SUV tujuh penumpang berbasis ladder frame. Mitsubishi membawa kembali nama Pajero melalui generasi terbaru dengan karakter kendaraan lintas alam, sedangkan Toyota Fortuner telah lebih dahulu membangun pasar dan tersedia secara resmi di Indonesia.
Meski memiliki konsep yang berdekatan, keduanya belum bisa dibandingkan secara langsung dari sisi harga. Mitsubishi belum memastikan pemasaran All-New Pajero di Indonesia. Sebaliknya, konsumen Tanah Air sudah dapat memperoleh Toyota Fortuner melalui jaringan resmi.
Karena itu, perbandingan kali ini lebih berfokus pada spesifikasi, dimensi, teknologi penggerak, fitur, dan performa. Toyota Fortuner 2.8 VRZ 4×4 menjadi salah satu pembanding yang relevan karena sama-sama menawarkan konfigurasi tujuh penumpang, konstruksi ladder frame, serta sistem penggerak empat roda.
Pajero Terbaru Punya Dimensi Lebih Besar
Perbedaan ukuran menjadi salah satu hal yang langsung terlihat ketika membandingkan kedua SUV tersebut. All-New Pajero memiliki panjang 4.920 mm, lebar 1.925 mm, dan tinggi 1.910 mm. Mitsubishi juga memberikan jarak sumbu roda 2.870 mm serta ground clearance 230 mm.
Sementara itu, Toyota Fortuner 2.8 VRZ 4×4 mempunyai panjang 4.795 mm. Lebarnya mencapai 1.855 mm dan tingginya 1.835 mm. Toyota menetapkan jarak sumbu roda Fortuner sebesar 2.745 mm dengan ground clearance 225 mm.
Berdasarkan angka tersebut, Pajero unggul 125 mm dalam panjang bodi dan 70 mm dalam lebar. SUV Mitsubishi itu juga lebih tinggi 75 mm. Selain itu, wheelbase Pajero lebih panjang 125 mm dibandingkan Fortuner.
Namun, perbedaan ground clearance keduanya tergolong kecil. Pajero mencatat 230 mm, sedangkan Fortuner memiliki 225 mm atau hanya terpaut 5 mm.
Ukuran bodi Pajero yang lebih besar membuka potensi ruang kabin yang lebih luas. Meski demikian, dimensi tidak menentukan kemampuan melibas medan berat secara sendirian. Sistem penggerak, rancangan suspensi, pembagian bobot, serta sudut bodi turut memengaruhi kemampuan sebuah SUV ketika keluar dari jalan beraspal.
Sama-Sama Menawarkan Kabin Tujuh Penumpang
Mitsubishi mengembangkan kabin All-New Pajero untuk mendukung kenyamanan penumpang pada seluruh baris. Produsen memperhatikan tata letak kursi, kemudahan menuju baris ketiga, pengaturan temperatur, hingga tingkat kebisingan di dalam kabin.
Konsep tersebut menunjukkan bahwa Mitsubishi tidak hanya mengejar kemampuan menjelajah. Pajero terbaru juga membawa fungsi kendaraan keluarga yang membutuhkan ruang untuk tujuh penumpang.
Toyota Fortuner menawarkan pendekatan serupa melalui konfigurasi tujuh tempat duduk. Model tersebut sudah lama menempatkan diri sebagai SUV keluarga berbasis ladder frame yang tetap mampu mengandalkan sistem 4WD ketika kondisi jalan membutuhkan traksi lebih baik.
Dengan demikian, keduanya menggabungkan kebutuhan perjalanan keluarga dan kemampuan menjelajah. Namun, Mitsubishi memberi penekanan lebih kuat pada karakter lintas alam melalui sejumlah teknologi yang tersedia pada Pajero generasi terbaru.

Mitsubishi Pajero vs Toyota Fortuner.
Teknologi 4WD Menjadi Andalan All-New Pajero
Salah satu bagian penting pada Mitsubishi Pajero terbaru terletak pada teknologi penggeraknya. Mitsubishi menggunakan Super Select 4WD-II atau SS4-II bersama Super All-Wheel Control (S-AWC).
Selain sistem penggerak, Mitsubishi menyediakan Multi Meter yang membantu pengemudi mendapatkan berbagai informasi selama perjalanan. Panel digital tersebut dapat memperlihatkan data ketinggian, arah kompas, temperatur, kemiringan bodi, hingga status kontrol AYC.
Mitsubishi juga melengkapi aspek hiburan dengan Audio Yamaha Ultimate. Sistem tersebut menggunakan 12 speaker dan dua amplifier untuk menunjang pengalaman audio di dalam kabin.
Untuk mendukung perjalanan di permukaan yang tidak rata, Mitsubishi mengembangkan konstruksi ladder frame serta suspensi long-travel pada Pajero terbaru. Kombinasi tersebut memperkuat orientasi kendaraan terhadap kebutuhan berkendara lintas alam.
Di sisi lain, Toyota Fortuner 2.8 VRZ 4×4 mengandalkan sistem 4×4 ketika pengemudi membutuhkan traksi di medan tertentu. Toyota juga menawarkan sejumlah teknologi tambahan pada varian tertentu, termasuk Toyota Safety Sense (TSS), T Intouch, serta fitur hiburan dan kenyamanan sesuai spesifikasi masing-masing model.
Fortuner Menawarkan Torsi Lebih Besar
Persaingan kedua SUV ini juga menarik dari sektor mesin. All-New Pajero menggunakan mesin diesel berkapasitas 2,4 liter yang memanfaatkan turbocharger variable geometry. Mesin tersebut mampu menghasilkan torsi maksimum 480 Nm.
Mitsubishi memasangkan mesin Pajero dengan transmisi otomatis delapan percepatan. Pengemudi juga mendapatkan mode Sport untuk menyesuaikan karakter berkendara.
Toyota Fortuner 2.8 VRZ 4×4 membawa mesin diesel berkapasitas lebih besar, yakni 2,8 liter. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 203,9 PS dan torsi maksimum 500 Nm. Toyota menghubungkannya dengan transmisi otomatis enam percepatan.
Dari angka torsi, Fortuner memiliki keunggulan 20 Nm dibandingkan Pajero. Namun, angka performa mesin saja belum cukup untuk menentukan kemampuan kedua kendaraan ketika menghadapi berbagai kondisi medan.
Pajero menawarkan teknologi penggerak yang lebih kompleks melalui SS4-II dan S-AWC. Oleh sebab itu, penilaian kemampuan keseluruhan perlu mempertimbangkan cara sistem penggerak, mesin, transmisi, suspensi, dan konstruksi kendaraan bekerja secara bersamaan.
Pajero Berpotensi Menjadi Rival Kuat Fortuner
Perbandingan spesifikasi menunjukkan karakter yang berbeda meskipun Mitsubishi Pajero terbaru dan Toyota Fortuner 2.8 VRZ 4×4 berada dalam konsep SUV ladder frame tujuh penumpang.
Pajero membawa dimensi lebih besar serta teknologi penggerak yang menonjolkan kemampuan lintas alam. Mitsubishi juga mengombinasikan karakter tersebut dengan berbagai fitur kenyamanan untuk mempertahankan fungsi kendaraan keluarga.
Sementara itu, Fortuner menawarkan mesin diesel 2,8 liter dengan tenaga 203,9 PS dan torsi 500 Nm. Model Toyota tersebut juga memiliki keuntungan penting karena konsumen sudah dapat membelinya secara resmi di pasar Indonesia.
All-New Pajero pada akhirnya memiliki peluang menjadi salah satu rival dekat Fortuner apabila Mitsubishi membawanya ke Indonesia. Namun, konsumen masih perlu menunggu kepastian mengenai peluncuran, harga, serta strategi pemasaran Pajero terbaru di Tanah Air sebelum membandingkan posisi kedua SUV tersebut secara lebih menyeluruh.